Hujan Hitam Mengguyur Iran, Ini Bahaya yang Bakal Terjadi
Kamis, 12 Maret 2026 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Juru bicara KementerianLuar NegeriIran, Esmaeil Baghaei, menulis di media sosial bahwa AS dan Israel telah membawa perang ke "fase baru yang berbahaya."
"Serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar ini tidak lain adalah kampanye perang kimia yang disengaja yang menargetkan warga Iran," tulis Baghaei.
Dalam sebuah pernyataan pada 10 Maret, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa angkatan udaranya telah menyerang beberapa depot bahan bakar di Teheran "di bawah arahan yang tepat" dari intelijenmiliter.
IDF menggambarkan serangan itu sebagai "signifikan" dan menegaskan bahwa mereka akan terus "bertindak tegas" untuk menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel.
"Racun dan bahan kimia ini berpotensi menyebabkan dampak lingkungan jangka panjang di Teheran dan daerah sekitarnya," kata Bryan Berger, seorang profesor teknik kimia di Universitas Virginia, kepadaABC News.
Selain hidrokarbon dan senyawa beracun lainnya, "bahan kimia abadi," yang sering terdapat dalam material seperti bahan penghambat api di fasilitas-fasilitas ini, dapat mencemari air tanah. Bahan-bahan ini juga dapat dengan mudah menyebar ke udara dan akhirnya bercampur dengan air hujan.
Ekosistem tumbuhan di Teheran dan sekitarnya berisiko musnah akibat tumpahan minyak yang menghambat fotosintesis. Pemulihan lingkungan setelah bencana ini akan menelan biaya miliaran dolar dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk diselesaikan.
Agar hujan hitam terjadi, konsentrasi polutan harus "sangat tinggi," kata Charles Driscoll, seorang profesor teknik lingkungan di Universitas Syracuse, kepadaABC News.
"Serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar ini tidak lain adalah kampanye perang kimia yang disengaja yang menargetkan warga Iran," tulis Baghaei.
Dalam sebuah pernyataan pada 10 Maret, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa angkatan udaranya telah menyerang beberapa depot bahan bakar di Teheran "di bawah arahan yang tepat" dari intelijenmiliter.
IDF menggambarkan serangan itu sebagai "signifikan" dan menegaskan bahwa mereka akan terus "bertindak tegas" untuk menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel.
"Racun dan bahan kimia ini berpotensi menyebabkan dampak lingkungan jangka panjang di Teheran dan daerah sekitarnya," kata Bryan Berger, seorang profesor teknik kimia di Universitas Virginia, kepadaABC News.
Selain hidrokarbon dan senyawa beracun lainnya, "bahan kimia abadi," yang sering terdapat dalam material seperti bahan penghambat api di fasilitas-fasilitas ini, dapat mencemari air tanah. Bahan-bahan ini juga dapat dengan mudah menyebar ke udara dan akhirnya bercampur dengan air hujan.
Ekosistem tumbuhan di Teheran dan sekitarnya berisiko musnah akibat tumpahan minyak yang menghambat fotosintesis. Pemulihan lingkungan setelah bencana ini akan menelan biaya miliaran dolar dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk diselesaikan.
Agar hujan hitam terjadi, konsentrasi polutan harus "sangat tinggi," kata Charles Driscoll, seorang profesor teknik lingkungan di Universitas Syracuse, kepadaABC News.
Lihat Juga :