Akun Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dinonaktifkan Mulai 28 Maret, Ini Faktanya
Rabu, 11 Maret 2026 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Di Timedoor Academy, penggunaan Roblox diarahkan secara produktif. Pertama, Kurikulum Edukatif. Anak-anak diajarkan membuat game yang mengandung unsur pelajaran sekolah seperti Matematika dan Bahasa Inggris.
Kedua, Lingkungan Terkendali. Fokus mereka adalah coding dan kreativitas, bukan sekadar bermain tanpa tujuan. Ketiga, Transparansi dan Keamanan. ”Kami berkomitmen memberikan akses bagi orang tua untuk memantau apa yang sedang dibuat oleh anak-anak mereka,” demikian pernyataan Timedoor Academy dalam siaran tertulis, Rabu (11/3/2026). Baca juga: Roblox Gunakan AI untuk Ubah Pesan Kasar Menjadi Versi Sopan
Sebagai lembaga pendidikan teknologi, Timedoor Academy berkomitmen untuk tetap mematuhi aturan pemerintah. ”Jika nantinya Roblox Studio memerlukan verifikasi lebih lanjut, kami akan bekerja sama dengan orang tua untuk menggunakan ID resmi (verifikasi orang tua) guna memastikan anak tetap bisa belajar secara legal dan aman,” lanjutnya.
Timedoor Academy menuturkan, larangan dari Komdigi adalah bentuk perlindungan, namun bukan berarti kreativitas anak harus berhenti. Dengan bimbingan yang tepat, anak-anak tetap bisa mengeksplorasi dunia digital tanpa harus terpapar risiko negatif.
Kedua, Lingkungan Terkendali. Fokus mereka adalah coding dan kreativitas, bukan sekadar bermain tanpa tujuan. Ketiga, Transparansi dan Keamanan. ”Kami berkomitmen memberikan akses bagi orang tua untuk memantau apa yang sedang dibuat oleh anak-anak mereka,” demikian pernyataan Timedoor Academy dalam siaran tertulis, Rabu (11/3/2026). Baca juga: Roblox Gunakan AI untuk Ubah Pesan Kasar Menjadi Versi Sopan
Sebagai lembaga pendidikan teknologi, Timedoor Academy berkomitmen untuk tetap mematuhi aturan pemerintah. ”Jika nantinya Roblox Studio memerlukan verifikasi lebih lanjut, kami akan bekerja sama dengan orang tua untuk menggunakan ID resmi (verifikasi orang tua) guna memastikan anak tetap bisa belajar secara legal dan aman,” lanjutnya.
Timedoor Academy menuturkan, larangan dari Komdigi adalah bentuk perlindungan, namun bukan berarti kreativitas anak harus berhenti. Dengan bimbingan yang tepat, anak-anak tetap bisa mengeksplorasi dunia digital tanpa harus terpapar risiko negatif.
(poe)
Lihat Juga :