Niat Main Game, Pria Ini Malah Tak Sengaja Kendalikan 7.000 Robot Vacuum DJI Romo
Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
.jpg)
Harga selangit itu dipatok karena DJI menanamkan teknologi pemetaan presisi ala drone, seperti navigasi cerdas, penghindaran rintangan, lengan pel yang bisa memanjang, pencucian dan pengeringan pel otomatis, serta stasiun pengosongan debu.
Perangkat yang awalnya difokuskan di pasar China dan Eropa ini telah diperluas ketersediaannya secara global pada tahun 2025 lalu.

Melihat tren pasar gawai rumah pintar di tahun 2026, konsumen memang semakin haus akan otomatisasi, namun pabrikan sering kali abai terhadap fondasi keamanan siber.
Menanggapi krisis ini, juru bicara DJI, Daisy Kong, memastikan bahwa masalah pada produknya telah ditambal. "DJI dapat mengonfirmasi bahwa masalah tersebut telah diselesaikan minggu lalu dan perbaikan sudah dilakukan sebelum pengungkapan ke publik," tegasnya.
Sebagai catatan, kasus robot memberontak ini bukanlah hal baru. Pada 2024 silam, publik juga sempat dihebohkan oleh laporan mengenai deretan robot pembersih buatan pabrikan Ecovacs yang diretas, hingga akhirnya mengejar pemiliknya di dalam rumah sembari melontarkan kata-kata makian.
(dan)
Lihat Juga :