Era Adu Chipset Resmi Tamat! Ini Senjata On-Device AI Galaxy S Series yang Bikin HP Pesaing Kelihatan Kuno
Selasa, 24 Februari 2026 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Galaxy S Series secara sistematis diposisikan sebagai pusat dari ekosistem cerdas yang saling terhubung ini. Berkolaborasi dengan raksasa teknologi seperti Google (melalui integrasi Gemini) dan Nota AI, Samsung terus menyempurnakan kemampuan pemrosesannya.
Jangkauan ketersediaan fitur ini pun kian tak terbatas, meluas dari ponsel layar lipat seperti Galaxy Z Fold6 dan Z Flip6, berlanjut ke Z Fold7 dan Z Flip7 yang mengusung AI-Optimized FlexWindow serta enhanced multimodal AI, hingga menjalar ke tablet seri Tab S10, jam tangan pintar Watch8, pelantang telinga Galaxy Buds, dan lini peralatan rumah tangga cerdas Bespoke.
Ke depannya, Samsung bahkan memproyeksikan integrasi teknologi 6G untuk mendongkrak kemampuan kecerdasan buatan seluler ini lewat kecepatan jaringan ultra-tinggi.
"Dalam dua tahun terakhir, Galaxy AI telah mengubah cara pengguna menyelesaikan aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja maupun berkreasi," imbuh Ilham. "Tingkat penggunaan yang mencapai 86,9% menunjukkan bahwa Galaxy AI bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan bagian dari rutinitas digital pengguna."
Daftar Senjata AI Pendongkrak Produktivitas dan Kreativitas
Integrasi fitur-fitur ini menjadi tulang punggung efisiensi kerja. Berdasarkan data popularitas di 2025, Circle to Search with Google memimpin sebagai fitur paling dominan dengan tingkat penggunaan menyentuh 76 persen, merevolusi cara pengguna mencari informasi secara visual tanpa perlu repot berpindah aplikasi.
Di sektor produktivitas harian, deretan fiturnya meliputi:
Live Translate & Interpreter: Memfasilitasi komunikasi lintas bahasa secara real-time, baik dalam panggilan telepon maupun tatap muka (termasuk Live Interpreter Dual Screen di ponsel layar lipat), membuat alur percakapan internasional tetap natural.
Transcript Assist: Merangkum dan menyalin hasil rapat dengan cepat, mampu mengubah rekaman menjadi teks, membedakan suara pembicara, serta menyusun ringkasan poin-poin penting secara otomatis.
Jangkauan ketersediaan fitur ini pun kian tak terbatas, meluas dari ponsel layar lipat seperti Galaxy Z Fold6 dan Z Flip6, berlanjut ke Z Fold7 dan Z Flip7 yang mengusung AI-Optimized FlexWindow serta enhanced multimodal AI, hingga menjalar ke tablet seri Tab S10, jam tangan pintar Watch8, pelantang telinga Galaxy Buds, dan lini peralatan rumah tangga cerdas Bespoke.
Ke depannya, Samsung bahkan memproyeksikan integrasi teknologi 6G untuk mendongkrak kemampuan kecerdasan buatan seluler ini lewat kecepatan jaringan ultra-tinggi.
"Dalam dua tahun terakhir, Galaxy AI telah mengubah cara pengguna menyelesaikan aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja maupun berkreasi," imbuh Ilham. "Tingkat penggunaan yang mencapai 86,9% menunjukkan bahwa Galaxy AI bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan bagian dari rutinitas digital pengguna."
Daftar Senjata AI Pendongkrak Produktivitas dan Kreativitas
![Era Adu Chipset Resmi Tamat! Ini Senjata On-Device AI Galaxy S Series yang Bikin HP Pesaing Kelihatan Kuno]()
Integrasi fitur-fitur ini menjadi tulang punggung efisiensi kerja. Berdasarkan data popularitas di 2025, Circle to Search with Google memimpin sebagai fitur paling dominan dengan tingkat penggunaan menyentuh 76 persen, merevolusi cara pengguna mencari informasi secara visual tanpa perlu repot berpindah aplikasi.
Di sektor produktivitas harian, deretan fiturnya meliputi:
Live Translate & Interpreter: Memfasilitasi komunikasi lintas bahasa secara real-time, baik dalam panggilan telepon maupun tatap muka (termasuk Live Interpreter Dual Screen di ponsel layar lipat), membuat alur percakapan internasional tetap natural.
Transcript Assist: Merangkum dan menyalin hasil rapat dengan cepat, mampu mengubah rekaman menjadi teks, membedakan suara pembicara, serta menyusun ringkasan poin-poin penting secara otomatis.
Lihat Juga :