Berskala Gigawatt, Inovasi Terobosan Baru untuk Era AI Diperkenalkan
Senin, 23 Februari 2026 - 02:12 WIB
loading...
, Inovasi Terobosan Baru untuk Era AI Diperkenalkan. FOTO/ DAILY
A
A
A
JAKARTA - Cisco mengumumkan langkah terbaru dalam menghadirkan infrastruktur penting untuk era AI.
Dalam Cisco Live Conference di Amsterdam yang dihadiri lebih dari 21.000 profesional IT, Cisco memperkenalkan berbagai inovasi untuk mengembangkan agentic AI.
“Laju inovasi AI kini bergerak lebih cepat dari sebelumnya, dan kami menghadirkan infrastruktur penting agar pelanggan dapat berinovasi lebih cepat sekaligus mengadopsi AI secara aman dan terlindungi,” ujar Jeetu Patel, President dan Chief Product Officer Cisco.
Silicon One G300 memungkinkan pelanggan memperluas klaster AI secara signifikan melalui Intelligent Collective Networking, dengan peningkatan utilisasi jaringan hingga 33% dan percepatan penyelesaian pekerjaan sampai 28% dibandingkan trafik yang tidak dioptimalkan.
Cisco juga memperkenalkan sistem N9100 dan 8000 berbasis G300 untuk mendukung pembangunan jaringan AI bagi hyperscaler, neocloud, implementasi private sovereign, service provider, hingga enterprise.
Inovasi terbaru AgenticOps akan diperluas ke seluruh portofolio Cisco untuk membantu mengotomatiskan, meningkatkan skala, dan menyederhanakan operasional IT di era AI.
Inovasi terbesar dari solusi Cisco AI Defense menghadirkan tata kelola rantai pasokan AI dan perlindungan runtime dalam penggunaan tools agentic, guna mengurangi risiko penyusupan atau manipulasi.
Selain itu, peningkatan berbasis AI pada Cisco Secure Access Service Edge (SASE) kini mencakup Intent-aware inspection terhadap interaksi dan permintaan tools agentic AI, dengan menganalisis “mengapa” dan “bagaimana” trafik agentic terjadi untuk mendeteksi ancaman baru. Kapabilitas ini membantu organisasi mengadopsi AI secara lebih aman sekaligus menjaga integritas dan kontrol atas interaksi agentic.
Hardware dan software hanyalah sebagian dari keseluruhan solusi. Pelanggan dengan lingkungan berdaulat (sovereign) juga membutuhkan dukungan dan keahlian yang sesuai dengan batasan kedaulatan tersebut.
Cisco juga meluncurkan Cisco Critical National Services Centers (CNSCs) di Inggris, Prancis, dan Spanyol untuk mendukung organisasi dengan persyaratan ketat. Pusat ini beroperasi dengan kontrol tinggi, fasilitas khusus, proses operasional terpisah, serta personel berizin resmi.
Di luar kanal standar Technical Assistance Center (TAC), CNSC membantu penyelesaian isu teknis melalui jalur aman yang sesuai kebijakan penanganan data pelanggan. Melanjutkan pengalaman 15 tahun di Jerman, Cisco kini memiliki empat CNSC di Eropa dengan satu pusat tambahan yang sedang dikembangkan di Italia.
Dalam Cisco Live Conference di Amsterdam yang dihadiri lebih dari 21.000 profesional IT, Cisco memperkenalkan berbagai inovasi untuk mengembangkan agentic AI.
“Laju inovasi AI kini bergerak lebih cepat dari sebelumnya, dan kami menghadirkan infrastruktur penting agar pelanggan dapat berinovasi lebih cepat sekaligus mengadopsi AI secara aman dan terlindungi,” ujar Jeetu Patel, President dan Chief Product Officer Cisco.
Silicon One G300 memungkinkan pelanggan memperluas klaster AI secara signifikan melalui Intelligent Collective Networking, dengan peningkatan utilisasi jaringan hingga 33% dan percepatan penyelesaian pekerjaan sampai 28% dibandingkan trafik yang tidak dioptimalkan.
Cisco juga memperkenalkan sistem N9100 dan 8000 berbasis G300 untuk mendukung pembangunan jaringan AI bagi hyperscaler, neocloud, implementasi private sovereign, service provider, hingga enterprise.
Inovasi terbaru AgenticOps akan diperluas ke seluruh portofolio Cisco untuk membantu mengotomatiskan, meningkatkan skala, dan menyederhanakan operasional IT di era AI.
Inovasi terbesar dari solusi Cisco AI Defense menghadirkan tata kelola rantai pasokan AI dan perlindungan runtime dalam penggunaan tools agentic, guna mengurangi risiko penyusupan atau manipulasi.
Selain itu, peningkatan berbasis AI pada Cisco Secure Access Service Edge (SASE) kini mencakup Intent-aware inspection terhadap interaksi dan permintaan tools agentic AI, dengan menganalisis “mengapa” dan “bagaimana” trafik agentic terjadi untuk mendeteksi ancaman baru. Kapabilitas ini membantu organisasi mengadopsi AI secara lebih aman sekaligus menjaga integritas dan kontrol atas interaksi agentic.
Hardware dan software hanyalah sebagian dari keseluruhan solusi. Pelanggan dengan lingkungan berdaulat (sovereign) juga membutuhkan dukungan dan keahlian yang sesuai dengan batasan kedaulatan tersebut.
Cisco juga meluncurkan Cisco Critical National Services Centers (CNSCs) di Inggris, Prancis, dan Spanyol untuk mendukung organisasi dengan persyaratan ketat. Pusat ini beroperasi dengan kontrol tinggi, fasilitas khusus, proses operasional terpisah, serta personel berizin resmi.
Di luar kanal standar Technical Assistance Center (TAC), CNSC membantu penyelesaian isu teknis melalui jalur aman yang sesuai kebijakan penanganan data pelanggan. Melanjutkan pengalaman 15 tahun di Jerman, Cisco kini memiliki empat CNSC di Eropa dengan satu pusat tambahan yang sedang dikembangkan di Italia.
(wbs)
Lihat Juga :