Instagram Dituduh Jadi Candu Bagi Anak-anak, Zuckerberg: Remaja Tidak Bawa Cuan bagi Pengiklan
Jum'at, 20 Februari 2026 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
Kaley sendiri mulai menggunakan Instagram tanpa pernah dimintai tanggal lahir, karena fitur verifikasi usia baru diterapkan secara ketat oleh Instagram pada Desember 2019.
Zuckerberg mencoba mengecilkan signifikansi ekonomi dari segmen muda ini. "Sebagian besar remaja tidak memiliki pendapatan sekali pakai (disposable income), jadi mereka tidak berharga bagi pengiklan," klaimnya, sembari memperkirakan remaja menyumbang kurang dari 1 persen pendapatan Meta.
Namun, para aktivis berargumen bahwa Meta mengincar anak-anak bukan untuk uang instan, melainkan untuk membangun ekosistem pengguna jangka panjang sejak dini.
Pihak Meta secara konsisten membantah tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa masalah mental Kaley disebabkan oleh masa kecilnya yang sulit, bukan karena produk mereka.
Di sisi lain, Lanier menghamparkan poster sepanjang 6 meter berisi ratusan foto dari akun Instagram Kaley untuk menggambarkan ribuan jam yang dihabiskan sang gadis di platform tersebut.
Sidang yang berlangsung dramatis ini juga diwarnai insiden kecil saat hakim Carolyn Kuhl mengancam akan menghukum siapa pun yang merekam persidangan menggunakan kacamata pintar (smart glasses), menyusul terlihatnya dua pendamping Zuckerberg mengenakan kacamata Meta Ray-Ban.
Persidangan ini diperkirakan akan berlanjut hingga akhir Maret 2026, membawa harapan besar bagi para orang tua yang berkumpul di luar gedung pengadilan akan adanya perubahan fundamental dalam cara raksasa teknologi memperlakukan pengguna rentan (di bawah umur).
Zuckerberg mencoba mengecilkan signifikansi ekonomi dari segmen muda ini. "Sebagian besar remaja tidak memiliki pendapatan sekali pakai (disposable income), jadi mereka tidak berharga bagi pengiklan," klaimnya, sembari memperkirakan remaja menyumbang kurang dari 1 persen pendapatan Meta.
Namun, para aktivis berargumen bahwa Meta mengincar anak-anak bukan untuk uang instan, melainkan untuk membangun ekosistem pengguna jangka panjang sejak dini.
Pihak Meta secara konsisten membantah tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa masalah mental Kaley disebabkan oleh masa kecilnya yang sulit, bukan karena produk mereka.
Di sisi lain, Lanier menghamparkan poster sepanjang 6 meter berisi ratusan foto dari akun Instagram Kaley untuk menggambarkan ribuan jam yang dihabiskan sang gadis di platform tersebut.
Sidang yang berlangsung dramatis ini juga diwarnai insiden kecil saat hakim Carolyn Kuhl mengancam akan menghukum siapa pun yang merekam persidangan menggunakan kacamata pintar (smart glasses), menyusul terlihatnya dua pendamping Zuckerberg mengenakan kacamata Meta Ray-Ban.
Persidangan ini diperkirakan akan berlanjut hingga akhir Maret 2026, membawa harapan besar bagi para orang tua yang berkumpul di luar gedung pengadilan akan adanya perubahan fundamental dalam cara raksasa teknologi memperlakukan pengguna rentan (di bawah umur).
(dan)
Lihat Juga :