Riset: Mimpi Bisa Meningkatkan Kemampuan Pecahkan Teka-teki Hidup
Selasa, 17 Februari 2026 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
Ketika tiba saatnya untuk bagian penelitian yang berkaitan dengan tidur, para peneliti mencoba memicu mimpi dengan memutar kembali musik latar untuk setengah dari teka-teki yang belum terpecahkan.
Dalam beberapa kasus, para sukarelawan memberikan sinyal (seperti mengendus atau gerakan mata) untuk menunjukkan bahwa mereka telah mendengar isyarat tersebut dan sedang bermimpi tentang teka-teki itu.
Hasilnya sangat menc显著: 12 peserta yang mimpinya menjadi sasaran para peneliti dengan petunjuk tertentu melaporkan bahwa mimpi mereka lebih sering melibatkan teka-teki daripada tidak. Dari 12 peserta tersebut, kemampuan pemecahan masalah mereka pada hari berikutnya meningkat dari 20 persen menjadi 40 persen.
Di seluruh kelompok peserta, baik yang diberi petunjuk maupun tidak, tingkat penyelesaian teka-teki yang muncul dalam mimpi adalah 42 persen, dibandingkan dengan 17 persen untuk orang yang tidak memimpikan teka-teki tersebut. Seolah-olah ada kemajuan menuju solusiselama mimpi tersebut.
Terlebih lagi, setelah meminta peserta penelitian untuk menceritakanapa yang terjadi dalam mimpi mereka, para peneliti menemukan bukti bahwa pikiran tentang teka-teki tersebut muncul – dan bahwa pikiran mereka terfokus pada upaya untuk memecahkannya.
"Bahkan tanpa kesadaran penuh, seorang pemimpi meminta bantuan tokoh dalam mimpinya untuk memecahkan teka-teki yang kami berikan,"kataahli saraf Karen Konkoly dari Universitas Northwestern.
"Pemimpi lain diberi petunjuk berupa teka-teki pepohonan dan terbangun dalam mimpi berjalan melalui hutan. Pemimpi lainnya diberi petunjuk berupa teka-teki tentang hutan rimba dan terbangun dari mimpi di mana dia sedang memancing di hutan sambil memikirkan teka-teki itu."
Dalam beberapa kasus, para sukarelawan memberikan sinyal (seperti mengendus atau gerakan mata) untuk menunjukkan bahwa mereka telah mendengar isyarat tersebut dan sedang bermimpi tentang teka-teki itu.
Hasilnya sangat menc显著: 12 peserta yang mimpinya menjadi sasaran para peneliti dengan petunjuk tertentu melaporkan bahwa mimpi mereka lebih sering melibatkan teka-teki daripada tidak. Dari 12 peserta tersebut, kemampuan pemecahan masalah mereka pada hari berikutnya meningkat dari 20 persen menjadi 40 persen.
Di seluruh kelompok peserta, baik yang diberi petunjuk maupun tidak, tingkat penyelesaian teka-teki yang muncul dalam mimpi adalah 42 persen, dibandingkan dengan 17 persen untuk orang yang tidak memimpikan teka-teki tersebut. Seolah-olah ada kemajuan menuju solusiselama mimpi tersebut.
Terlebih lagi, setelah meminta peserta penelitian untuk menceritakanapa yang terjadi dalam mimpi mereka, para peneliti menemukan bukti bahwa pikiran tentang teka-teki tersebut muncul – dan bahwa pikiran mereka terfokus pada upaya untuk memecahkannya.
"Bahkan tanpa kesadaran penuh, seorang pemimpi meminta bantuan tokoh dalam mimpinya untuk memecahkan teka-teki yang kami berikan,"kataahli saraf Karen Konkoly dari Universitas Northwestern.
"Pemimpi lain diberi petunjuk berupa teka-teki pepohonan dan terbangun dalam mimpi berjalan melalui hutan. Pemimpi lainnya diberi petunjuk berupa teka-teki tentang hutan rimba dan terbangun dari mimpi di mana dia sedang memancing di hutan sambil memikirkan teka-teki itu."
Lihat Juga :