Ilmuwan Ingin Mempelajari Proses Seksual di Luar Angkasa

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:37 WIB
loading...
A A A
Meskipun risikonya nyata,para ahli hukum mengatakan bahwastandar ganda ini juga dapat dianggap sebagai diskriminasi berbasis gender.

Namun, jika berbicara tentang penerbangan luar angkasa komersial, Palmer dan timnya lebih khawatir tentang kurangnya regulasi secara keseluruhan. Saat ini, belum ada standar industri yang mengatur pengelolaan risiko terhadap kesehatan reproduksi.

"Haruskah mereka memantau status kehamilan pada karyawan? Pada pelaku perjalanan bisnis dan wisatawan?"tanya mereka.

"Haruskah formulir persetujuan berdasarkan informasi mencakup perkiraan perubahan risiko jangka panjang terhadap keberhasilan reproduksi, dan kemungkinan kerusakan pada janin?"

Faktanya, sampai kita mengetahui lebih banyak tentang dampak reproduksi dari penerbangan luar angkasa, akan sulit untuk memperingatkan calon penumpang dan karyawan tentang risikonya.

"Seiring dengan meningkatnya kehadiran manusia di luar angkasa, kesehatan reproduksi tidak boleh lagi menjadi titik buta kebijakan,"katailmuwan peneliti NASA, Fathi Karouia, salah satu penulis senior studi tersebut.

"Kolaborasi internasional sangat dibutuhkan untuk menutup kesenjangan pengetahuan yang kritis dan menetapkan pedoman etika yang melindungi baik astronot profesional maupun swasta – dan pada akhirnya melindungi umat manusia saat kita bergerak menuju kehadiran berkelanjutan di luar Bumi
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved