Riset Harvard Temukan AI Meningkatkan Produktivitas Namun hanya Sementara
Rabu, 11 Februari 2026 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
Fenomena ini dikenal sebagai 'peningkatan beban kerja', di mana karyawan mengambil lebih banyak tugas karena AI membuatnya tampak mudah, sebelum akhirnya kewalahan.
Seiring meningkatnya beban kerja, karyawan melaporkan mengalami kelelahan kognitif, stres berkepanjangan, dan pengambilan keputusan yang buruk.
Akibatnya, kualitas kerja menurun dan risiko kelelahan meningkat — sehingga membuktikan bahwa anggapan awal bahwa AI dapat mengurangi beban kerja manusia salah.
Studi tersebut menyimpulkan bahwa manusia bukanlah mesin; meskipun AI dapat mempercepat tugas, pekerja tetap memiliki batasan kemampuan mental dan fisik mereka.
Produktivitas yang tinggi tidak dapat dipertahankan ketika tekanan kerja meningkat melebihi kapasitas sebenarnya dari tenaga kerja.
Seiring meningkatnya beban kerja, karyawan melaporkan mengalami kelelahan kognitif, stres berkepanjangan, dan pengambilan keputusan yang buruk.
Akibatnya, kualitas kerja menurun dan risiko kelelahan meningkat — sehingga membuktikan bahwa anggapan awal bahwa AI dapat mengurangi beban kerja manusia salah.
Studi tersebut menyimpulkan bahwa manusia bukanlah mesin; meskipun AI dapat mempercepat tugas, pekerja tetap memiliki batasan kemampuan mental dan fisik mereka.
Produktivitas yang tinggi tidak dapat dipertahankan ketika tekanan kerja meningkat melebihi kapasitas sebenarnya dari tenaga kerja.
(wbs)
Lihat Juga :