WhatsApp Luncurkan Mode Keamanan Ketat untuk Melindungi Pengguna
Kamis, 29 Januari 2026 - 07:28 WIB
loading...
WhatsApp. FOTO/ THE VERGE
A
A
A
MENLO PARK - WhatsApp telah memperkenalkan fitur keamanan baru yang disebut Pengaturan Akun Ketat, khusus untuk melindungi jurnalis, aktivis, dan tokoh publik yang berisiko tinggi menjadi sasaran serangan siber canggih.
Langkah ini menyusul kekhawatiran global atas penggunaan spyware seperti Pegasus, yang pernah digunakan untuk memantau komunikasi jurnalis Jamal Khashoggi.
Melalui fitur ini, WhatsApp akan memblokir media dan lampiran dari nomor yang tidak dikenal, selain membisukan panggilan dari penelepon di luar daftar kontak.
Pratinjau tautan juga dinonaktifkan, dan beberapa pengaturan privasi lainnya secara otomatis diperketat untuk mengurangi risiko intrusi dan serangan yang ditargetkan.
WhatsApp menjelaskan bahwa fitur keamanan ketat ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang.
Pengguna dapat mengaksesnya melalui Pengaturan > Privasi > Lanjutan, tetapi hanya dari perangkat utama dan bukan melalui WhatsApp Web atau aplikasi desktop.
Fitur baru ini juga digambarkan sebagai perluasan dari perlindungan yang ada, termasuk enkripsi ujung-ke-ujung, sehingga memberikan lapisan keamanan tambahan bagi pengguna yang menghadapi ancaman siber yang lebih kompleks.
Langkah ini menyusul kekhawatiran global atas penggunaan spyware seperti Pegasus, yang pernah digunakan untuk memantau komunikasi jurnalis Jamal Khashoggi.
Melalui fitur ini, WhatsApp akan memblokir media dan lampiran dari nomor yang tidak dikenal, selain membisukan panggilan dari penelepon di luar daftar kontak.
Pratinjau tautan juga dinonaktifkan, dan beberapa pengaturan privasi lainnya secara otomatis diperketat untuk mengurangi risiko intrusi dan serangan yang ditargetkan.
WhatsApp menjelaskan bahwa fitur keamanan ketat ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang.
Pengguna dapat mengaksesnya melalui Pengaturan > Privasi > Lanjutan, tetapi hanya dari perangkat utama dan bukan melalui WhatsApp Web atau aplikasi desktop.
Fitur baru ini juga digambarkan sebagai perluasan dari perlindungan yang ada, termasuk enkripsi ujung-ke-ujung, sehingga memberikan lapisan keamanan tambahan bagi pengguna yang menghadapi ancaman siber yang lebih kompleks.
(wbs)
Lihat Juga :