Meta Blokir Akses Akun Pengguna Remaja ke Karakter AI
Senin, 26 Januari 2026 - 17:10 WIB
loading...
Meta blokir akun pengguna Remaja . FOTO/ DAILY
A
A
A
CUPERTINO - Pengguna platform Meta memiliki akses ke karakter kecerdasan buatan (AI) yang didukung oleh Meta AI.
Namun, pada akhir pekan lalu, Meta mengumumkan bahwa fitur karakter AI kini tidak lagi dapat diakses oleh pengguna remaja dan anak di bawah umur.
Larangan ini hanya bersifat sementara sementara Meta mengembangkan versi baru karakter AI yang lebih aman untuk digunakan oleh anak di bawah umur.
Fitur ini sekarang mendeteksi usia pengguna dan jika ditemukan bahwa mereka masih di bawah umur, fitur karakter AI tidak akan lagi dapat diakses seperti sebelumnya.
Selain itu, jika remaja mencoba menyembunyikan usia mereka dengan tanggal lahir palsu, sistem deteksi usia sebenarnya yang diperkenalkan sebelumnya juga akan langsung memblokir akses.
Namun, remaja masih dapat mengakses fitur lain di bawah naungan Meta AI.
Pengumuman itu dibuat saat Meta sedang diselidiki oleh beberapa negara bagian di Amerika Serikat dan juga menghadapi gugatan dari orang tua karena karakter AI tersebut ditemukan melakukan percakapan yang tidak pantas untuk usia pengguna tahun lalu.
Namun, pada akhir pekan lalu, Meta mengumumkan bahwa fitur karakter AI kini tidak lagi dapat diakses oleh pengguna remaja dan anak di bawah umur.
Larangan ini hanya bersifat sementara sementara Meta mengembangkan versi baru karakter AI yang lebih aman untuk digunakan oleh anak di bawah umur.
Fitur ini sekarang mendeteksi usia pengguna dan jika ditemukan bahwa mereka masih di bawah umur, fitur karakter AI tidak akan lagi dapat diakses seperti sebelumnya.
Selain itu, jika remaja mencoba menyembunyikan usia mereka dengan tanggal lahir palsu, sistem deteksi usia sebenarnya yang diperkenalkan sebelumnya juga akan langsung memblokir akses.
Namun, remaja masih dapat mengakses fitur lain di bawah naungan Meta AI.
Pengumuman itu dibuat saat Meta sedang diselidiki oleh beberapa negara bagian di Amerika Serikat dan juga menghadapi gugatan dari orang tua karena karakter AI tersebut ditemukan melakukan percakapan yang tidak pantas untuk usia pengguna tahun lalu.
(wbs)
Lihat Juga :