Serikat Pekerja Hyundai Protes Penggunaan Robot Atlas

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:44 WIB
loading...
Serikat Pekerja Hyundai...
Robot Atlas. FOTO/ DAILY
A A A
SEOUL - Di CES 2026, Boston Dynamics memperkenalkan versi terbaru robot humanoid Atlas yang rencananya akan digunakan Hyundai di pabrik manufaktur mobilnya.



Namun, sebelum kemampuan robot tersebut diuji, Serikat Pekerja Hyundai di Korea Selatan memprotes rencana tersebut, karena khawatir akan memengaruhi pekerjaan yang ada.

Serikat pekerja berpendapat bahwa penggunaan robot humanoid dapat memicu "guncangan pekerjaan" dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia.

Mereka bersikeras bahwa tidak ada robot baru yang dapat dibawa ke tempat kerja tanpa persetujuan bersama antara manajemen dan pekerja.

Serikat pekerja juga menuduh Hyundai memindahkan beberapa operasi produksinya ke luar negeri, khususnya ke Amerika Serikat, yang menurut mereka memengaruhi pekerja di dua pabrik lokal.

Hyundai berencana untuk memproduksi hingga 30.000 robot humanoid per tahun pada tahun 2028, dengan implementasi awal dijadwalkan di pabriknya di Georgia.

Para ahli industri memperkirakan penggunaan robot humanoid akan berdampak besar pada tenaga kerja manusia, mirip dengan era awal otomatisasi pada tahun 1960-an ketika General Motors memperkenalkan robot pertama ke jalur perakitan otomotif.

Boston Dynamics menjadi bagian dari Hyundai setelah perusahaan tersebut mengambil alih kepemilikan dari Google.

Selain itu, laporan industri menyebutkan bahwa beberapa perusahaan global juga sedang mengevaluasi penggunaan robot humanoid lain seperti UBTech Walker S2 dalam operasi mereka masing-masing.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Hyundai Motor Siap Menjual...
Hyundai Motor Siap Menjual Bebas Robot Humanoid
Mengapa Robot Bisa Bikin...
Mengapa Robot Bisa Bikin Perang Semakin Menjadi Lebih Dahsyat?
Atur Lalu Lintas, China...
Atur Lalu Lintas, China Resmi Terjunkan Robot Polisi di Jalan
AS Siap Beri Pelajaran...
AS Siap Beri Pelajaran Robot-robot Canggih Buatan China
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
BYD Umumkan Akan Jualan...
BYD Umumkan Akan Jualan Robot Humanoid lewat Dealer Mobil
5 Keunggulan Robot...
5 Keunggulan Robot Humanoid MK-1 yang Dijuluki Prajurit Super AS
Rekomendasi
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Berita Terkini
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved