Tujuh Bulan di 2020, Nilai Pasar Smartphone Asia Pasifik Turun Rp444 Triliun

Rabu, 16 September 2020 - 22:40 WIB
loading...
Tujuh Bulan di 2020,...
Perkembangan jaringan supercepat 5G diyakini akan membantu pasar smartphone bangkit dari keterpurukan di tujuh bulan pertama 2020 akibat pandemik virus Corona. Foto/Ist
A A A
SINGAPURA - Pasar smartphone ikut tergerus pandemik pandemik COVID-19 . Dalam periode Januari hingga Juli 2020, nilai pasar ponsel cerdas menyusut hingga 20% mencapai lebih dari Rp1.777 triliun —hampir Rp444 triliun lebih rendah dari periode yang sama pada 2019. (Baca juga: Mengambil Hikmah dari Perilaku Burung Unta yang Unik )

Secara keseluruhan, konsumen di kawasan ini membeli sekitar 329 juta ponsel cerdas —97 juta unit lebih sedikit dari tahun 2019.

Menurut pelacakan Poin Penjualan GfK terbaru dari sektor ponsel pintar APAC, Taiwan adalah satu-satunya pasar yang masih menghasilkan pertumbuhan marjinal (1%). Sementara 15 pasar lainnya melaporkan penurunan yang luas dalam nilai pasar, dari pasar tunggal. Tingkat digit terlihat di Indonesia (-4%) dan Thailand (-7%) ke penurunan dua digit lebih tinggi yang dilaporkan di India dan Singapura, keduanya -42%.

Sebagai pasar pertama yang terkena pandemik, pasar ponsel cerdas China berhasil pulih lebih cepat jika dibandingkan dengan pasar utama lainnya di kawasan ini. Nilai penjualan keseluruhannya pada Januari hingga Juli mencatat dampak paling kecil, yakni -15% dibandingkan Korea (-17%), dan Jepang (-33%) serta India (-42%).

“Pasar ponsel cerdas di kawasan ini terpukul paling parah pada kuartal kedua ketika banyak negara di sini memasuki mode kuncian. Ini juga saat kami mulai mengamati tren baru yang muncul dan perubahan yang sesuai dalam permintaan konsumen untuk barang tahan lama,” kata Alexander Dehmel, Market Insights Lead APAC di GfK, dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Risiko Pakai Charger...
Risiko Pakai Charger Murah Buatan China dengan Daya Tinggi
Samsung Siap Angkat...
Samsung Siap Angkat Kaki dari China, Ini Masalahnya
Produksi Smartphone...
Produksi Smartphone pada Q1 2026 Turun 41 Persen
Disinyalir Smartphone...
Disinyalir Smartphone Gaming Terbaru, nubia Sebar Teaser Misterius
Fariz RM Putuskan Berhenti...
Fariz RM Putuskan Berhenti Gunakan Smartphone setelah 10 Bulan Ditahan, Ini Alasannya
Mengganti Smartphone...
Mengganti Smartphone Tiap 2 Tahun: Kapan Itu Keputusan Rasional dan Kapan Cuma FOMO?
Apple CarPlay Jadi idaman,...
Apple CarPlay Jadi idaman, Mobil Listrik Rivian Punya Pilih Tinggalkan
Rekomendasi
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
5 Pemain dengan Nilai...
5 Pemain dengan Nilai Transfer Termahal di Piala Asia 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved