Bisnis TikTok AS Resmi Dijual, Entitas Baru Dibentuk
Jum'at, 23 Januari 2026 - 16:39 WIB
loading...
TikTok. FOTO/ DAILY
A
A
A
NEW YORK - Bisnis TikTok di Amerika Serikat kini telah resmi dijual oleh ByteDance kepada entitas baru, TikTok USDS Joint Venture LLC, yang dibentuk sebagai hasil kolaborasi ByteDance dengan beberapa entitas investor AS.
ByteDance telah menjual bisnis TikTok di AS kepada TikTok USDS Joint Venture LLC setelah perintah divestasi oleh Presiden AS Donald Trump dengan alasan keamanan nasional.
TikTok USDS Joint Venture LLC dimiliki oleh beberapa entitas investor AS termasuk Silver Lake, Oracle, dan MGX, serta lainnya seperti Dell Family Office, Susquehanna, Alpha Wave, dan lainnya.
Pengguna TikTok di AS kini dapat terus menggunakan aplikasi tanpa takut diblokir, sementara data pengguna disimpan di infrastruktur cloud Oracle yang sesuai dengan standar keamanan tertentu.
Penjualan tersebut diselesaikan setelah perintah divestasi dikeluarkan oleh Presiden pada 25 September tahun lalu dengan alasan keamanan nasional.
TikTok USDS Joint Venture LLC kini dimiliki 19,9% oleh ByteDance, sementara Silver Lake, Oracle, dan MGX masing-masing memegang 15%.
Investor lainnya termasuk Dell Family Office, Susquehanna, Alpha Wave, Revolution, General Atlantic, Virgo LI, dan NJJ Capital.
Dengan transfer ini, lebih dari 200 juta pengguna dan 7,5 juta bisnis di Amerika Serikat dapat terus menggunakan TikTok tanpa takut diblokir seperti sebelumnya.
Aplikasi lain di bawah ByteDance seperti CapCut dan Lemon8 juga diizinkan beroperasi tanpa batasan.
Data pengguna AS kini disimpan menggunakan infrastruktur cloud Oracle, yang sesuai dengan standar keamanan seperti NIST CSF, NIST 800-53, ISO 27001, selain persyaratan yang ditetapkan oleh CISA.
Perusahaan baru ini akan bertanggung jawab untuk mengelola keamanan, data, dan algoritma untuk pengguna AS.
Algoritma khusus untuk pengguna AS akan dikembangkan menggunakan data yang disimpan di Oracle.
Sementara itu, operasional global seperti periklanan, pemasaran, e-commerce, dan kemudahan penggunaan aplikasi akan tetap ditangani oleh TikTok Global.
ByteDance telah menjual bisnis TikTok di AS kepada TikTok USDS Joint Venture LLC setelah perintah divestasi oleh Presiden AS Donald Trump dengan alasan keamanan nasional.
TikTok USDS Joint Venture LLC dimiliki oleh beberapa entitas investor AS termasuk Silver Lake, Oracle, dan MGX, serta lainnya seperti Dell Family Office, Susquehanna, Alpha Wave, dan lainnya.
Pengguna TikTok di AS kini dapat terus menggunakan aplikasi tanpa takut diblokir, sementara data pengguna disimpan di infrastruktur cloud Oracle yang sesuai dengan standar keamanan tertentu.
Penjualan tersebut diselesaikan setelah perintah divestasi dikeluarkan oleh Presiden pada 25 September tahun lalu dengan alasan keamanan nasional.
TikTok USDS Joint Venture LLC kini dimiliki 19,9% oleh ByteDance, sementara Silver Lake, Oracle, dan MGX masing-masing memegang 15%.
Investor lainnya termasuk Dell Family Office, Susquehanna, Alpha Wave, Revolution, General Atlantic, Virgo LI, dan NJJ Capital.
Dengan transfer ini, lebih dari 200 juta pengguna dan 7,5 juta bisnis di Amerika Serikat dapat terus menggunakan TikTok tanpa takut diblokir seperti sebelumnya.
Aplikasi lain di bawah ByteDance seperti CapCut dan Lemon8 juga diizinkan beroperasi tanpa batasan.
Data pengguna AS kini disimpan menggunakan infrastruktur cloud Oracle, yang sesuai dengan standar keamanan seperti NIST CSF, NIST 800-53, ISO 27001, selain persyaratan yang ditetapkan oleh CISA.
Perusahaan baru ini akan bertanggung jawab untuk mengelola keamanan, data, dan algoritma untuk pengguna AS.
Algoritma khusus untuk pengguna AS akan dikembangkan menggunakan data yang disimpan di Oracle.
Sementara itu, operasional global seperti periklanan, pemasaran, e-commerce, dan kemudahan penggunaan aplikasi akan tetap ditangani oleh TikTok Global.
(wbs)
Lihat Juga :