AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:43 WIB
loading...
AS Berencana Kirim Starlink...
Starlink. FOTO/ THE VERGE
A A A
TEHERAN - Protes besar-besaran di Iran telah berlangsung sejak akhir Desember tahun lalu dan kini telah menyebar ke hampir seluruh negeri.



Situasi ekonomi yang memburuk telah menyebabkan demonstrasi yang menyerukan agar pemerintah yang dipimpin oleh Ali Hosseini Khamenei digantikan oleh keluarga Shah Pahlavi.

Untuk mengendalikan penyebaran protes, pemerintah Iran telah mematikan layanan internet dan telepon di seluruh negeri sejak minggu lalu.

Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump dikutip oleh Reuters mengatakan bahwa ia akan menghubungi Elon Musk untuk mengirimkan perangkat terminal internet satelit Starlink ke Iran untuk memulihkan layanan internet yang terganggu. Dengan ini, informasi dari Iran dapat diperoleh.

Sejak protes dimulai, 500 hingga 2.000 kematian dilaporkan setiap hari setelah pihak berwenang melakukan tindakan keras terhadap para demonstran.

Jika perangkat Starlink dikirim ke Iran, ini akan menjadi kali kedua perangkat tersebut digunakan di zona konflik.

Dalam konflik Rusia-Ukraina, tentara dan warga sipil Ukraina di wilayah perbatasan diberi Starlink untuk berkomunikasi dengan negara asing dan mengendalikan senjata.

Namun pada saat yang sama, drone kamikaze Rusia dan kapal penyelundup narkoba Kolombia juga ditemukan menggunakan perangkat Starlink Mini
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Rekomendasi
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved