Tidak Hanya Indonesia, Inggris Siapkan Opsi Blokir X Imbas Skandal Deepfake Grok

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:59 WIB
loading...
A A A
Logika pasar yang diterapkan X dinilai cacat moral. Dengan menjadikan fitur tersebut eksklusif bagi pelanggan berbayar (pengguna dengan centang biru), X seolah hanya memonetisasi kemampuan untuk memproduksi konten berbahaya, alih-alih memperbaiki cacat etika pada algoritma dasarnya.

Dr. Daisy Dixon, dosen filsafat di Universitas Cardiff yang juga menjadi korban, menyebut langkah X ini hanya seperti "plester luka" yang tidak menyentuh akar masalah.

"Grok perlu didesain ulang total dan memiliki pagar pembatas etika (ethical guardrails) bawaan untuk mencegah hal ini terjadi lagi. Elon Musk juga perlu mengakui ini sebagai apa adanya—sebuah contoh lain dari pelanggaran berbasis gender," tegas Dixon.

Data Mengerikan: Menasar Anak Usia 11 Tahun

Kritik terhadap Grok bukan sekadar histeria moral, melainkan didasarkan pada temuan data yang mengkhawatirkan.

Internet Watch Foundation (IWF), sebuah badan amal pengawas internet, mengungkapkan bahwa analis mereka telah menemukan "citra kriminal" yang melibatkan anak perempuan berusia antara 11 hingga 13 tahun. Gambar-gambar tersebut, menurut IWF, memiliki indikasi kuat telah dibuat menggunakan Grok.

Hannah Swirsky, Kepala Kebijakan di IWF, menegaskan bahwa pembatasan akses ke pelanggan berbayar tidak menghapus kerugian yang telah terjadi. "Kami tidak percaya bahwa sekadar membatasi akses ke alat yang seharusnya tidak pernah memiliki kapasitas untuk membuat jenis citra seperti ini adalah langkah yang cukup baik," ujarnya.

Perdana Menteri Sir Keir Starmer turut mengecam fenomena ini sebagai sesuatu yang "memalukan" dan "menjijikkan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tragedi Grok: 20 Ribu...
Tragedi Grok: 20 Ribu Foto Anak Dilecehkan Demi Menaikkan Trafik Platform X
Pelatihan 5 Menit Ini...
Pelatihan 5 Menit Ini Bisa Mengetahui Penipuan dengan Modus Wajah Buatan AI
Indonesia Tetap Membatasi...
Indonesia Tetap Membatasi Akses AI Buatan Elon Musk
Polisi Tangkap Pria...
Polisi Tangkap Pria Pembuat 500.000 Gambar Artis Telanjang Pakai AI
Dapat Tekanan Global,...
Dapat Tekanan Global, X Blokir Grok Terkait Edit Gambar Telanjang
Teror Digital di Platform...
Teror Digital di Platform X: Saat AI Grok Milik Elon Musk Menelanjangi Wanita dan Anak Tanpa Ampun
AS Integrasikan AI Grok...
AS Integrasikan AI Grok Milik Elon Musk dalam Sistem Militer Rahasia, Dunia dalam Bahaya?
Nurul Arifin Dukung...
Nurul Arifin Dukung Langkah Komdigi Putus Akses Grok
Kementerian Komdigi...
Kementerian Komdigi Putus Akses Sementara Grok untuk Tangkal Konten Pornografi AI
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Hanya 2 Kapal Perusak...
Hanya 2 Kapal Perusak Angkatan Laut Inggris yang Bisa Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved