China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Kamis, 08 Januari 2026 - 07:24 WIB
loading...
Meta membeli Manus
A
A
A
BEIJING - Otoritas China sedang menyelidiki pembelian perusahaan agen AI Manus senilai USD2 miliar oleh Meta untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum negara tentang transfer model AI dan staf ke luar negeri tanpa izin.
Setelah akuisisi, Manus menghentikan operasinya di China tanpa alasan resmi, yang berdampak pada layanan kepada pelanggan lokal.
Investigasi ini mengingatkan pada penjualan TikTok di Amerika Serikat, yang membutuhkan algoritma yang berbeda, sementara Meta berupaya memperkuat posisinya di pasar AI melalui akuisisi untuk menghasilkan pendapatan bisnis.
Langkah ini diambil untuk memastikan transaksi tersebut sesuai dengan hukum Tiongkok, yang melarang transfer model AI yang dibuat oleh perusahaan lokal dan transfer staf ke luar negeri tanpa izin pemerintah.
Manus sekarang berbasis di Singapura, tetapi awalnya didirikan di Tiongkok dengan kantor di Wuhan dan Beijing.
Setelah akuisisi, Manus tidak lagi menawarkan layanan kepada pelanggan dari Tiongkok, tanpa alasan resmi yang diberikan.
Investigasi ini mengingatkan pada penjualan bisnis TikTok di Amerika Serikat, yang memakan waktu lama karena perlu menggunakan algoritma yang berbeda untuk pasar tersebut.
Tuduhan sebelumnya mengklaim bahwa algoritma TikTok bersifat antisemit karena menampilkan konten yang terkait dengan genosida terhadap Palestina.
Meta terlihat berupaya memperkuat posisinya di pasar AI dengan menawarkan agen AI dan menghasilkan pendapatan dari pelanggan bisnis melalui akuisisi ini.
Setelah akuisisi, Manus menghentikan operasinya di China tanpa alasan resmi, yang berdampak pada layanan kepada pelanggan lokal.
Investigasi ini mengingatkan pada penjualan TikTok di Amerika Serikat, yang membutuhkan algoritma yang berbeda, sementara Meta berupaya memperkuat posisinya di pasar AI melalui akuisisi untuk menghasilkan pendapatan bisnis.
Langkah ini diambil untuk memastikan transaksi tersebut sesuai dengan hukum Tiongkok, yang melarang transfer model AI yang dibuat oleh perusahaan lokal dan transfer staf ke luar negeri tanpa izin pemerintah.
Manus sekarang berbasis di Singapura, tetapi awalnya didirikan di Tiongkok dengan kantor di Wuhan dan Beijing.
Setelah akuisisi, Manus tidak lagi menawarkan layanan kepada pelanggan dari Tiongkok, tanpa alasan resmi yang diberikan.
Investigasi ini mengingatkan pada penjualan bisnis TikTok di Amerika Serikat, yang memakan waktu lama karena perlu menggunakan algoritma yang berbeda untuk pasar tersebut.
Tuduhan sebelumnya mengklaim bahwa algoritma TikTok bersifat antisemit karena menampilkan konten yang terkait dengan genosida terhadap Palestina.
Meta terlihat berupaya memperkuat posisinya di pasar AI dengan menawarkan agen AI dan menghasilkan pendapatan dari pelanggan bisnis melalui akuisisi ini.
(wbs)
Lihat Juga :