Pertaruhan Rp224 Triliun Mark Zuckerberg: Serahkan Masa Depan Meta ke Tangan Bocah Ajaib Putus Sekolah
Senin, 05 Januari 2026 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Lalu mendirikan Scale AI, startup yang fokus pada pekerjaan yang kala itu dianggap membosankan namun krusial: pelabelan data (data labeling).
Siapa sangka, pertaruhan itu berbuah manis. Scale AI tumbuh menjadi tulang punggung bagi raksasa teknologi seperti NVIDIA, Amazon, dan bahkan Meta.
Pada 2024, valuasi perusahaannya telah menyentuh angka USD14 miliar (Rp224 triliun). Kini, di usia 28 tahun, Wang masuk dalam daftar prestisius Forbes 40 Under 40: The Richest Self-Made Billionaires. Kekayaan bersih pribadinya ditaksir mencapai USD3,2 miliar atau Rp 51,2 triliun pada awal 2026.
Investasi Meta di Scale AI bukan sekadar akuisisi aset, melainkan penguasaan hulu. Keahlian Scale AI dalam data-annotation pipelines dan sistem pelatihan yang skalabel adalah bahan bakar utama untuk melatih model AI generasi berikutnya.
Dengan merekrut Wang, Meta secara efektif memotong jalur pasok pesaing dan mengamankan infrastruktur terbaik untuk dirinya sendiri.
Sebagai kepala MSL, Wang kini memegang kendali penuh atas seluruh riset AI, infrastruktur, dan pengembangan produk di Meta.
Tugasnya tidak main-main: mengejar dan melampaui OpenAI serta Google DeepMind yang selama ini mendominasi narasi AI global.
Siapa sangka, pertaruhan itu berbuah manis. Scale AI tumbuh menjadi tulang punggung bagi raksasa teknologi seperti NVIDIA, Amazon, dan bahkan Meta.
Pada 2024, valuasi perusahaannya telah menyentuh angka USD14 miliar (Rp224 triliun). Kini, di usia 28 tahun, Wang masuk dalam daftar prestisius Forbes 40 Under 40: The Richest Self-Made Billionaires. Kekayaan bersih pribadinya ditaksir mencapai USD3,2 miliar atau Rp 51,2 triliun pada awal 2026.
Arsitek Baru di Kerajaan Zuckerberg
Apa yang membuat Zuckerberg rela menyerahkan kunci laboratorium masa depannya kepada Wang? Jawabannya terletak pada supremasi data.Investasi Meta di Scale AI bukan sekadar akuisisi aset, melainkan penguasaan hulu. Keahlian Scale AI dalam data-annotation pipelines dan sistem pelatihan yang skalabel adalah bahan bakar utama untuk melatih model AI generasi berikutnya.
Dengan merekrut Wang, Meta secara efektif memotong jalur pasok pesaing dan mengamankan infrastruktur terbaik untuk dirinya sendiri.
Sebagai kepala MSL, Wang kini memegang kendali penuh atas seluruh riset AI, infrastruktur, dan pengembangan produk di Meta.
Tugasnya tidak main-main: mengejar dan melampaui OpenAI serta Google DeepMind yang selama ini mendominasi narasi AI global.
Lihat Juga :