Selamat Tinggal Hacker Manusia? Mesin AI Otonom Siap Ambil Alih Serangan Siber di Tahun 2026

Senin, 05 Januari 2026 - 13:45 WIB
loading...
A A A
Selain itu, kerentanan rantai pasok (supply chain) menjadi bom waktu. Para peretas telah menyadari bahwa menyusup ke satu pemasok yang lemah dapat membuka pintu ke puluhan organisasi sekaligus.

Serangan terhadap platform cloud, aplikasi SaaS, dan subkontraktor akan meningkat tajam. "Kuesioner vendor tradisional sudah usang," ujar Pratama. Organisasi kini membutuhkan visibilitas real-time terhadap kontrol keamanan pemasok mereka.

Pekerjaan Rumah Pemerintah: Antara Regulasi dan Aksi

Menghadapi badai siber 2026, Pemerintah Indonesia memiliki sejumlah agenda strategis yang tak bisa ditawar.

Pratama menyoroti urgensi pembentukan Lembaga Perlindungan Data Pribadi sebagai amanat Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Lembaga ini harus independen dan memiliki gigi untuk menjatuhkan sanksi tegas.
Selain itu, percepatan pengesahan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai turunan UU PDP menjadi krusial untuk memberikan kepastian teknis dan yuridis bagi sektor publik dan swasta.

Di ranah legislasi, Pemerintah juga didesak untuk mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) yang sudah masuk Prolegnas.

"Regulasi ini penting untuk menyediakan kerangka hukum yang menyeluruh dan memperkuat koordinasi lintas sektor," tambah Pratama.

Secara kelembagaan, Pratama menyebut bahwa penguatan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) adalah kebutuhan mendesak.

Tanpa dukungan anggaran yang memadai, teknologi mutakhir, dan SDM yang kompeten, sulit bagi BSSN untuk menjalankan fungsi deteksi dan pemulihan insiden secara optimal, terutama dalam menjaga infrastruktur kritis nasional seperti energi, transportasi, dan telekomunikasi dari serangan AI yang kian ganas.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Rekomendasi
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Berita Terkini
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Infografis
Waspadai Serangan Siber,...
Waspadai Serangan Siber, Ini Negara yang Banyak Memiliki Hacker!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved