Penjualan PC Diperkirakan Menurun hingga 9 Persen Tahun Depan
Rabu, 31 Desember 2025 - 20:25 WIB
loading...
PC Gaming. FOTO/ DAILY
A
A
A
TOKYO - Penjualan PC diperkirakan akan menurun antara 5 dan 9 persen pada tahun 2026 karena kenaikan harga komponen memori, menurut laporan IDC.
Produsen komputer akan menaikkan harga produk untuk menyerap kenaikan biaya komponen, termasuk Samsung, SK Hynix, dan Micron.
Berhentinya dukungan Windows 10 oleh Microsoft dan persyaratan memori 16GB untuk Windows 11 telah memaksa banyak pengguna untuk membeli komputer baru, sehingga harga PC naik.
Sebagian besar produsen komputer diperkirakan akan menaikkan harga produk untuk menyerap kenaikan biaya komponen.
Salah satu faktor utamanya adalah produsen memori terbesar di dunia seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron berfokus pada produksi memori HBM untuk memenuhi permintaan tinggi dari perusahaan teknologi AI.
Tingkat produksi HBM yang tinggi telah menyebabkan penurunan produksi memori DDR, bukan hanya untuk memaksimalkan keuntungan tetapi karena chip HBM lebih besar dan produsen enggan menambah kapasitas produksi baru.
Lenovo dilaporkan telah membeli pasokan memori tambahan, tetapi diperkirakan akan menaikkan harga pada pertengahan tahun 2026 jika harga tidak pulih.
Acer dan Dell juga diperkirakan akan menaikkan harga komputer sekitar kuartal pertama tahun depan.
Keputusan Microsoft untuk mengakhiri dukungan untuk Windows 10 dan mewajibkan penggunaan Windows 11, yang membutuhkan setidaknya 16GB memori untuk mendukung teknologi AI Copilot, juga memperburuk situasi, memaksa banyak pengguna untuk membeli komputer baru.
Produsen komputer akan menaikkan harga produk untuk menyerap kenaikan biaya komponen, termasuk Samsung, SK Hynix, dan Micron.
Berhentinya dukungan Windows 10 oleh Microsoft dan persyaratan memori 16GB untuk Windows 11 telah memaksa banyak pengguna untuk membeli komputer baru, sehingga harga PC naik.
Sebagian besar produsen komputer diperkirakan akan menaikkan harga produk untuk menyerap kenaikan biaya komponen.
Salah satu faktor utamanya adalah produsen memori terbesar di dunia seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron berfokus pada produksi memori HBM untuk memenuhi permintaan tinggi dari perusahaan teknologi AI.
Tingkat produksi HBM yang tinggi telah menyebabkan penurunan produksi memori DDR, bukan hanya untuk memaksimalkan keuntungan tetapi karena chip HBM lebih besar dan produsen enggan menambah kapasitas produksi baru.
Lenovo dilaporkan telah membeli pasokan memori tambahan, tetapi diperkirakan akan menaikkan harga pada pertengahan tahun 2026 jika harga tidak pulih.
Acer dan Dell juga diperkirakan akan menaikkan harga komputer sekitar kuartal pertama tahun depan.
Keputusan Microsoft untuk mengakhiri dukungan untuk Windows 10 dan mewajibkan penggunaan Windows 11, yang membutuhkan setidaknya 16GB memori untuk mendukung teknologi AI Copilot, juga memperburuk situasi, memaksa banyak pengguna untuk membeli komputer baru.
(wbs)
Lihat Juga :