Badai Inflasi Komponen Menghadang: Pasar Ponsel Global Diprediksi Terkoreksi di 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 11:37 WIB
loading...
A A A
Yang Wang, Analis Senior Counterpoint, menegaskan bahwa di level harga ini, kenaikan harga jual tidak lagi berkelanjutan bagi konsumen yang daya belinya tergerus.

Akibatnya, produsen dipaksa mengambil langkah drastis: memangkas portofolio produk. "Jika kenaikan biaya tidak bisa diteruskan ke konsumen, produsen akan memangkas portofolio produk. Ini sudah mulai terlihat dari berkurangnya volume model low-end," jelas Wang.

Lebih jauh, harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) smartphone global diperkirakan akan terkerek naik sebesar 6,9 persen pada 2026. Ini jadi revisi signifikan dari proyeksi sebelumnya yang hanya 3,9 persen.
Kenaikan ini didorong oleh strategi pabrikan yang mencoba mendorong konsumen beralih ke varian 'Pro' yang lebih mahal demi margin yang lebih sehat.

Penyusutan Spesifikasi sebagai Mitigasi

Untuk bertahan hidup, strategi "downgrade" spesifikasi mulai dilirik. Analis Senior Counterpoint, Shenghao Bai, mengungkapkan bahwa beberapa model mungkin akan mengalami penurunan kualitas pada modul kamera, layar, audio, hingga konfigurasi memori. "Taktik lain termasuk penggunaan ulang komponen lama dan penyederhanaan portofolio," tambahnya.

Peta Persaingan: Raksasa Bertahan, Pemain Kecil Terguncang

Di tengah badai ini, dua raksasa teknologi, Apple dan Samsung, dinilai memiliki "bunker" pertahanan terbaik. Portofolio premium mereka yang kuat menjadi perisai dari fluktuasi pasar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Rekomendasi
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Berita Terkini
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved