Rusak Parah, Mesir Merakit Kembali Perahu Raja Firaun
Kamis, 25 Desember 2025 - 09:54 WIB
loading...
Perahu Raja Firaun.FOTO/ Xianhua
A
A
A
KAIRO - Mesir pada hari Selasa memulai pekerjaan perakitan kembali perahu bertenaga surya kedua milik Raja Khufu, yang berusia ribuan tahun, di Museum Mesir Agung (GEM) .
Seperti dilansir dari Xinhua, Mesir telah memulai perakitan kembali perahu bertenaga surya kedua milik Raja Khufu, yang berusia ribuan tahun, di Museum Mesir Agung.
Proses restorasi selama empat tahun ini akan terbuka untuk pengunjung.
Perahu tersebut, yang ditemukan dalam keadaan rusak, terdiri dari 1.650 fragmen kayu dan berukuran panjang 42 meter.
Proses restorasi diperkirakan akan memakan waktu sekitar empat tahun dan akan terbuka untuk pengunjung agar dapat menyaksikan pekerjaan tersebut secara langsung.
Menteri Pariwisata dan Purbakala Sherif Fathy mengatakan pemasangan tersebut dilakukan setelah beberapa tahun pelestarian, dokumentasi, dan pemindaian tiga dimensi (3D) fragmen perahu, menekankan pentingnya sebagai situs warisan dunia.
Perahu yang berusia sekitar 4.500 tahun ini ditemukan di dekat Piramida Agung, makam Raja Khufu, pada tahun 1954. Perahu ini terdiri dari sekitar 1.650 fragmen kayu dan berukuran sekitar 42 meter panjangnya.
"Perahu surya pertama Khufu ditemukan dalam kondisi hampir utuh, tetapi perahu kedua yang sedikit lebih kecil ditemukan dalam kondisi yang sangat buruk," kata Kepala Eksekutif GEM, Ahmed Ghoneim.
Seperti dilansir dari Xinhua, Mesir telah memulai perakitan kembali perahu bertenaga surya kedua milik Raja Khufu, yang berusia ribuan tahun, di Museum Mesir Agung.
Proses restorasi selama empat tahun ini akan terbuka untuk pengunjung.
Perahu tersebut, yang ditemukan dalam keadaan rusak, terdiri dari 1.650 fragmen kayu dan berukuran panjang 42 meter.
Proses restorasi diperkirakan akan memakan waktu sekitar empat tahun dan akan terbuka untuk pengunjung agar dapat menyaksikan pekerjaan tersebut secara langsung.
Menteri Pariwisata dan Purbakala Sherif Fathy mengatakan pemasangan tersebut dilakukan setelah beberapa tahun pelestarian, dokumentasi, dan pemindaian tiga dimensi (3D) fragmen perahu, menekankan pentingnya sebagai situs warisan dunia.
Perahu yang berusia sekitar 4.500 tahun ini ditemukan di dekat Piramida Agung, makam Raja Khufu, pada tahun 1954. Perahu ini terdiri dari sekitar 1.650 fragmen kayu dan berukuran sekitar 42 meter panjangnya.
"Perahu surya pertama Khufu ditemukan dalam kondisi hampir utuh, tetapi perahu kedua yang sedikit lebih kecil ditemukan dalam kondisi yang sangat buruk," kata Kepala Eksekutif GEM, Ahmed Ghoneim.
(wbs)
Lihat Juga :