2025 Menjadi Tahun Terhangat di Arktik dalam 125 Tahun Terakhir
Jum'at, 19 Desember 2025 - 06:20 WIB
loading...
A
A
A
Di Arktik Alaska, pencairan permafrost telah mengubah lebih dari 200 sungai dan aliran air menjadi oranye, dengan peningkatan keasaman dan logam beracun yang memengaruhi kualitas air, habitat perairan, dan keanekaragaman hayati, sementara para ilmuwan mempelajari dampaknya terhadap air minum dan perikanan subsisten.
Dari Oktober 2024 hingga September 2025, curah hujan Arktik mencapai tingkat tertinggi yang pernah tercatat, dengan curah hujan musim dingin, musim semi, dan musim gugur masing-masing berada di lima besar sejak tahun 1950.
Sebagian besar curah hujan turun sebagai hujan daripada salju, sehingga tutupan salju bulan Juni hanya setengah dari tingkat enam dekade lalu.
Laporan tersebut menyoroti perubahan cepat dan saling terkait yang membentuk kembali kawasan ini, memperingatkan bahwa tren ini akan berdampak pada komunitas Arktik dan iklim global, serta menekankan perlunya penelitian dan pemantauan berkelanjutan.
Dari Oktober 2024 hingga September 2025, curah hujan Arktik mencapai tingkat tertinggi yang pernah tercatat, dengan curah hujan musim dingin, musim semi, dan musim gugur masing-masing berada di lima besar sejak tahun 1950.
Sebagian besar curah hujan turun sebagai hujan daripada salju, sehingga tutupan salju bulan Juni hanya setengah dari tingkat enam dekade lalu.
Laporan tersebut menyoroti perubahan cepat dan saling terkait yang membentuk kembali kawasan ini, memperingatkan bahwa tren ini akan berdampak pada komunitas Arktik dan iklim global, serta menekankan perlunya penelitian dan pemantauan berkelanjutan.
(wbs)
Lihat Juga :