LG Suntikkan AI dan TKDN Tinggi demi Efisiensi Industri Tanah Air
Rabu, 17 Desember 2025 - 16:30 WIB
loading...
Berbekal pengalaman 35 tahun, LG tawarkan solusi layar pintar dan pendingin udara berbasis AI buatan Tangerang dan Cibitung untuk dongkrak efisiensi industri nasional. Foto: LGEIN
A
A
A
JAKARTA - PT LG Electronics Indonesia (LG) pada Selasa (16/12) menegaskan langkah strategisnya: tidak lagi sekadar bermain di ruang tamu rumah tangga, melainkan merangsek masuk ke jantung operasional industri lewat solusi bisnis (Business to Business/B2B) yang menjanjikan "napas" lebih panjang bagi pelaku usaha.
Selama 35 tahun berkiprah di Tanah Air, LG membaca pergeseran pola konsumsi energi di sektor komersial.
Pembangunan infrastruktur masif, mulai perkantoran, mal, hingga area industri, menuntut dua hal vital: sistem tata udara (Heating, Ventilation, and Air Conditioning/HVAC) yang hemat listrik dan layar informasi (Information Display) yang tahan banting.
Namun, tantangan terbesarnya adalah konsumsi energi. Penggunaan layar digital dan pendingin udara secara masif sering kali menjadi penyedot listrik terbesar dalam sebuah gedung.
"Solusi Information Display dan HVAC tersertifikasi semakin dibutuhkan dengan adanya urgensi untuk meningkatkan operational excellence," tegas Jay Jang, Marketing & Relations Director LG Electronics Indonesia.
Selama 35 tahun berkiprah di Tanah Air, LG membaca pergeseran pola konsumsi energi di sektor komersial.
Pembangunan infrastruktur masif, mulai perkantoran, mal, hingga area industri, menuntut dua hal vital: sistem tata udara (Heating, Ventilation, and Air Conditioning/HVAC) yang hemat listrik dan layar informasi (Information Display) yang tahan banting.
Efisiensi adalah Kunci
Presiden LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul, menyoroti bahwa transformasi digital kini merambah sektor pemerintahan dan swasta. Kebutuhan akan kiosk interaktif untuk pemesanan makanan, pengambilan nomor antrean rumah sakit, hingga papan reklame digital (digital signage) di stasiun dan halte terus melonjak.Namun, tantangan terbesarnya adalah konsumsi energi. Penggunaan layar digital dan pendingin udara secara masif sering kali menjadi penyedot listrik terbesar dalam sebuah gedung.
"Solusi Information Display dan HVAC tersertifikasi semakin dibutuhkan dengan adanya urgensi untuk meningkatkan operational excellence," tegas Jay Jang, Marketing & Relations Director LG Electronics Indonesia.
Teknologi AI dan Standar Anti-Pudar
LG menjawab tantangan ini dengan spesifikasi teknis yang mumpuni. Pada lini Information Display, LG menawarkan keunggulan panel LED yang jauh lebih hemat energi dibandingkan teknologi lawas LCD atau CCFL.Lihat Juga :