Gantikan Polantas, China Siapkan Robot AI Humanoid untuk Atur Lalu Lintas
Selasa, 16 Desember 2025 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
Hangzhou sebelumnya dikenal dengan platform AI skala kota yang disebut City Brain, dan robot lalu lintas ini sekarang menjadi bagian dari jaringan tersebut.
Melalui integrasi ini, Hangxing No.1 dapat merespons secara prediktif, mengirimkan peringatan jika lampu lalu lintas gagal atau menyesuaikan pergerakannya berdasarkan kondisi lalu lintas saat ini.
Komponen utamanya meliputi bodi tahan cuaca, sistem kontrol gerak, dan sistem suara multibahasa yang dikembangkan khusus untuk operasi luar ruangan di jalan raya.
Robot ini ditenagai oleh sistem baterai yang dapat diganti yang dapat bertahan sekitar 6 hingga 8 jam. Robot beroperasi selama jam sibuk dan kembali ke dok pengisian dayanya sendiri ketika baterai hampir habis.
Menurut laporan, para insinyur akan terus mengumpulkan data dari lokasi tersebut untuk meningkatkan akurasi deteksi, mengurangi peringatan palsu, dan meningkatkan pembelajaran robot.
Selama uji coba awal pada bulan Oktober, faktor-faktor seperti bayangan dan angin ditemukan dapat membingungkan sensor, tetapi analisis tambahan selama jam sibuk membantu menyempurnakan kemampuan robot.
Sistem pengawasan AI robot beroperasi terus menerus dengan kamera yang mengirimkan gambar langsung ke model AI untuk mengidentifikasi perilaku berbahaya seperti kendaraan yang menerobos lampu merah atau pengendara sepeda yang memasuki zona tidak aman.
Melalui integrasi ini, Hangxing No.1 dapat merespons secara prediktif, mengirimkan peringatan jika lampu lalu lintas gagal atau menyesuaikan pergerakannya berdasarkan kondisi lalu lintas saat ini.
Komponen utamanya meliputi bodi tahan cuaca, sistem kontrol gerak, dan sistem suara multibahasa yang dikembangkan khusus untuk operasi luar ruangan di jalan raya.
Robot ini ditenagai oleh sistem baterai yang dapat diganti yang dapat bertahan sekitar 6 hingga 8 jam. Robot beroperasi selama jam sibuk dan kembali ke dok pengisian dayanya sendiri ketika baterai hampir habis.
Menurut laporan, para insinyur akan terus mengumpulkan data dari lokasi tersebut untuk meningkatkan akurasi deteksi, mengurangi peringatan palsu, dan meningkatkan pembelajaran robot.
Selama uji coba awal pada bulan Oktober, faktor-faktor seperti bayangan dan angin ditemukan dapat membingungkan sensor, tetapi analisis tambahan selama jam sibuk membantu menyempurnakan kemampuan robot.
Sistem pengawasan AI robot beroperasi terus menerus dengan kamera yang mengirimkan gambar langsung ke model AI untuk mengidentifikasi perilaku berbahaya seperti kendaraan yang menerobos lampu merah atau pengendara sepeda yang memasuki zona tidak aman.
Lihat Juga :