Remaja Portugal Beramai-ramai Kurangi Penggunaan Media Sosial
Senin, 15 Desember 2025 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
Patricia Dias, Asisten Profesor di Fakultas Humaniora, Universitas Katolik Portugal (UCP), mengatakan bahwa mengurangi penggunaan media sosial seringkali merupakan keputusan yang disengaja dan berkelanjutan, bukan reaksi jangka pendek
.
Mengacu pada penelitiannya tentang pemutusan hubungan digital di kalangan remaja Portugal, Dias mengatakan bahwa banyak remaja memilih untuk mengurangi penggunaan media sosial mereka karena mereka merasa bahwa manfaat media sosial tidak lagi sebanding dengan waktu dan stres psikologis yang terlibat.
Ia menjelaskan bahwa pengguna muda sering melaporkan mengalami kecemasan, perilaku pengecekan kompulsif, dan stres sosial, terutama rasa takut ketinggalan.
Faktor-faktor ini menyebabkan mereka menetapkan batasan pada aktivitas daring mereka, mengurangi penggunaan mereka, atau memutuskan hubungan sementara.
Dias menekankan bahwa perilaku tersebut merupakan proses pengendalian diri.
“Apa yang kita amati adalah peningkatan kesadaran di kalangan anak muda tentang perlunya melindungi konsentrasi dan kesejahteraan mereka, serta mengembangkan pola keterlibatan daring yang lebih seimbang dan berkelanjutan,” katanya.
Terlepas dari penurunan tersebut, media sosial terus memainkan peran penting dalam masyarakat Portugal. Para analis mencatat bahwa tren saat ini bukan pertanda munculnya platform media sosial, melainkan pergeseran menuju penggunaan yang lebih selektif dan disengaja.
.
Mengacu pada penelitiannya tentang pemutusan hubungan digital di kalangan remaja Portugal, Dias mengatakan bahwa banyak remaja memilih untuk mengurangi penggunaan media sosial mereka karena mereka merasa bahwa manfaat media sosial tidak lagi sebanding dengan waktu dan stres psikologis yang terlibat.
Ia menjelaskan bahwa pengguna muda sering melaporkan mengalami kecemasan, perilaku pengecekan kompulsif, dan stres sosial, terutama rasa takut ketinggalan.
Faktor-faktor ini menyebabkan mereka menetapkan batasan pada aktivitas daring mereka, mengurangi penggunaan mereka, atau memutuskan hubungan sementara.
Dias menekankan bahwa perilaku tersebut merupakan proses pengendalian diri.
“Apa yang kita amati adalah peningkatan kesadaran di kalangan anak muda tentang perlunya melindungi konsentrasi dan kesejahteraan mereka, serta mengembangkan pola keterlibatan daring yang lebih seimbang dan berkelanjutan,” katanya.
Terlepas dari penurunan tersebut, media sosial terus memainkan peran penting dalam masyarakat Portugal. Para analis mencatat bahwa tren saat ini bukan pertanda munculnya platform media sosial, melainkan pergeseran menuju penggunaan yang lebih selektif dan disengaja.
(wbs)
Lihat Juga :