Merekam Suara Baskara .Feast dari Sudut Mati: Pembuktian Audio Zoom Galaxy S25 Ultra
Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB
loading...
Kehadiran berbagai fitur perekaman foto dan video canggih mempertegas posisi Galaxy S25 Ultra di pasar smartphone premium. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - Berada di area VIP belakang panggung (backstage) di konser grup musik .Feast adalah privilese yang didambakan banyak penggemar.
Namun, secara teknis perekaman, posisi ini adalah mimpi buruk. Penonton mendapatkan semburan suara terbaik dari pengeras suara. Tapi, posisi saya di belakang panggung hanya mendengar gema yang memantul liar dan teredam.
Namun, kendala fisika tersebut runtuh di hadapan teknologi terbaru Samsung Galaxy S25 Ultra.
"Raja Smartphone Konser" ini membuktikan bahwa jarak dan posisi hanyalah angka. Saat lensa membidik vokalis Baskara Putra yang sedang membelakangi kamera, fitur Audio Zoom bekerja memastikan suara yang terekam seakurat visual yang ditangkap.
Mengawinkan Optik dan Akustik
Dalam ekosistem pasar flagship saat ini, kemampuan zoom visual sudah menjadi standar. Namun, Samsung melangkah lebih jauh dengan menyinkronkan mata (kamera) dan telinga (mikrofon). SindoNews membuktikannya lewat pengalaman merekam konser .Feast.
Saat pengguna melakukan zoom optik ke arah Baskara, mikrofon perangkat secara cerdas mengisolasi subjek tersebut.
Teknologi yang dikenal sebagai Zoom-in Mic ini bukan sekadar memperbesar volume. Secara teknis, fitur ini bekerja dengan memfokuskan penangkapan audio pada subjek yang diperbesar di layar (zoomed-in subject), sembari secara agresif menekan kebisingan latar belakang (suppressing background noise).
Hasilnya? Suara vokal Baskara terdengar jernih dan intim, seolah direkam dari jarak dekat, meski pengguna berdiri jauh di belakang kerumunan instrumen.
Cara Kerja Sang "Pencuri" Suara
Fitur ini tersembunyi namun mudah diakses bagi pengguna yang paham potensinya. Dalam menu pengaturan kamera Galaxy S25 Ultra, teknologi ini dapat diaktifkan melalui Advanced Video Options.
Mekanismenya sederhana namun brilian:
Buka aplikasi Camera.
Ketuk ikon Settings (roda gigi) atau Quick Control.
Masuk ke menu Advanced Video Options.
Aktifkan tuas Zoom-in Mic.
Begitu fitur ini aktif, sinergi terjadi. Saat Anda merekam video dan melakukan zoom in, mikrofon perangkat secara otomatis meningkatkan sensitivitasnya terhadap objek fokus (automatic boost) dan mereduksi gangguan suara di sekelilingnya.
Dominasi Pasar Ponsel Konser
Kehadiran fitur ini mempertegas posisi Galaxy S25 Ultra di pasar smartphone premium. Di saat kompetitor masih berkutat pada seberapa jauh kamera bisa melihat, Samsung telah memikirkan seberapa jelas kamera bisa "mendengar".
Bagi para pemburu konten konser, ini adalah game changer. Kemampuan untuk mendapatkan visual Optical Zoom yang tajam tanpa mengorbankan kualitas audio—bahkan meningkatkannya—menjadikan perangkat ini alat dokumentasi yang paling komplit.
Merekam dari sudut pandang VIP di belakang panggung kini bukan lagi soal pamer akses semata, melainkan pamer kualitas konten yang imersif, di mana setiap tarikan napas vokalis bisa terekam jernih di tengah gempuran distorsi panggung.
Namun, secara teknis perekaman, posisi ini adalah mimpi buruk. Penonton mendapatkan semburan suara terbaik dari pengeras suara. Tapi, posisi saya di belakang panggung hanya mendengar gema yang memantul liar dan teredam.
Namun, kendala fisika tersebut runtuh di hadapan teknologi terbaru Samsung Galaxy S25 Ultra.
"Raja Smartphone Konser" ini membuktikan bahwa jarak dan posisi hanyalah angka. Saat lensa membidik vokalis Baskara Putra yang sedang membelakangi kamera, fitur Audio Zoom bekerja memastikan suara yang terekam seakurat visual yang ditangkap.
Mengawinkan Optik dan Akustik
![Merekam Suara Baskara .Feast dari Sudut Mati: Pembuktian Audio Zoom Galaxy S25 Ultra]()
Dalam ekosistem pasar flagship saat ini, kemampuan zoom visual sudah menjadi standar. Namun, Samsung melangkah lebih jauh dengan menyinkronkan mata (kamera) dan telinga (mikrofon). SindoNews membuktikannya lewat pengalaman merekam konser .Feast.
Saat pengguna melakukan zoom optik ke arah Baskara, mikrofon perangkat secara cerdas mengisolasi subjek tersebut.
Teknologi yang dikenal sebagai Zoom-in Mic ini bukan sekadar memperbesar volume. Secara teknis, fitur ini bekerja dengan memfokuskan penangkapan audio pada subjek yang diperbesar di layar (zoomed-in subject), sembari secara agresif menekan kebisingan latar belakang (suppressing background noise).
Hasilnya? Suara vokal Baskara terdengar jernih dan intim, seolah direkam dari jarak dekat, meski pengguna berdiri jauh di belakang kerumunan instrumen.
Cara Kerja Sang "Pencuri" Suara
![Merekam Suara Baskara .Feast dari Sudut Mati: Pembuktian Audio Zoom Galaxy S25 Ultra]()
Fitur ini tersembunyi namun mudah diakses bagi pengguna yang paham potensinya. Dalam menu pengaturan kamera Galaxy S25 Ultra, teknologi ini dapat diaktifkan melalui Advanced Video Options.
Mekanismenya sederhana namun brilian:
Buka aplikasi Camera.
Ketuk ikon Settings (roda gigi) atau Quick Control.
Masuk ke menu Advanced Video Options.
Aktifkan tuas Zoom-in Mic.
Begitu fitur ini aktif, sinergi terjadi. Saat Anda merekam video dan melakukan zoom in, mikrofon perangkat secara otomatis meningkatkan sensitivitasnya terhadap objek fokus (automatic boost) dan mereduksi gangguan suara di sekelilingnya.
Dominasi Pasar Ponsel Konser
![Merekam Suara Baskara .Feast dari Sudut Mati: Pembuktian Audio Zoom Galaxy S25 Ultra]()
Kehadiran fitur ini mempertegas posisi Galaxy S25 Ultra di pasar smartphone premium. Di saat kompetitor masih berkutat pada seberapa jauh kamera bisa melihat, Samsung telah memikirkan seberapa jelas kamera bisa "mendengar".
Bagi para pemburu konten konser, ini adalah game changer. Kemampuan untuk mendapatkan visual Optical Zoom yang tajam tanpa mengorbankan kualitas audio—bahkan meningkatkannya—menjadikan perangkat ini alat dokumentasi yang paling komplit.
Merekam dari sudut pandang VIP di belakang panggung kini bukan lagi soal pamer akses semata, melainkan pamer kualitas konten yang imersif, di mana setiap tarikan napas vokalis bisa terekam jernih di tengah gempuran distorsi panggung.
(dan)
Lihat Juga :