Panaskan China, Apple Tambah Jumlah Pabrik iPhone di India
Selasa, 15 September 2020 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip dari Times Now News, Selasa (15/9/2020), masuknya pabrikan kontrak senilai USD 45 miliar ini akan memberikan dorongan bagi basis manufaktur Apple yang ingin mendiversifikasi fasilitas produksinya dari China, di tengah perang dagang AS-China yang kini terus memanas.
Tidak hanya Apple, beberapa pembuat ponsel dan elektronik global lainnya sedang terpikat oleh pemerintah India. Dengan menggunakan skema Production Linked Investment (PLI) yang dinilai menguntungkan dalam upaya untuk meningkatkan manufaktur lokal dan meningkatkan ekspor.
Awal bulan ini saja, pemerintah India menyetujui proposal ekspor seluler senilai USD 100 miliar dari perakit iPhone terbesar Apple Foxconn, Pegatron, dan Wistron serta Samsung, Karbonn, Lava, dan Dixon.
Dilaporkan bahwa pabrikan kontrak Apple , serta raksasa teknologi global seperti Samsung dan pembuat handset lokal Lava dan Dixon telah menawarkan untuk memproduksi perangkat seluler dan komponen dalam lima tahun ke depan di bawah skema baru Pusat untuk meningkatkan manufaktur elektronik.
Tidak hanya Apple, beberapa pembuat ponsel dan elektronik global lainnya sedang terpikat oleh pemerintah India. Dengan menggunakan skema Production Linked Investment (PLI) yang dinilai menguntungkan dalam upaya untuk meningkatkan manufaktur lokal dan meningkatkan ekspor.
Awal bulan ini saja, pemerintah India menyetujui proposal ekspor seluler senilai USD 100 miliar dari perakit iPhone terbesar Apple Foxconn, Pegatron, dan Wistron serta Samsung, Karbonn, Lava, dan Dixon.
Dilaporkan bahwa pabrikan kontrak Apple , serta raksasa teknologi global seperti Samsung dan pembuat handset lokal Lava dan Dixon telah menawarkan untuk memproduksi perangkat seluler dan komponen dalam lima tahun ke depan di bawah skema baru Pusat untuk meningkatkan manufaktur elektronik.
(wbs)
Lihat Juga :