Kembangkan Motorik Anak, Instalasi UMA di Museum MACAN Diperkenalkan
Kamis, 11 Desember 2025 - 08:46 WIB
loading...
Instalasi UMA di Museum MACAN Diperkenalkan. FOTO/ DOK SindoNews
A
A
A
JAKARTA - TACO dan FIO memperkenalkan instalasi edukasi multisensori UMA: Ruang Seni Anak di Museum MACAN, berkolaborasi dengan Ibu Arsitek untuk menghadirkan ruang interaktif yang menstimulasi panca indra dan mengajak anak serta keluarga menjelajahi kembali bentang alam, budaya, dan kearifan Nusantara.
Kata uma berarti “rumah” dan “ibu” dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia dan terinspirasi dari makna tersebut, instalasi ini menghadirkan ruang bagi pengunjung untuk merenungkan kembali arti hidup selaras dengan lingkungan di sekitar kita. Instalasi ini dibuka untuk publik sejak 29 November 2025 selama empat bulan.
Melalui pameran ini, TACO dan FIO menempatkan material desain sebagai media pembelajaran. Pendekatan ini diwujudkan melalui penggunaan FIDECO Wall Panel Mirror Series yang membentuk area reflektif untuk mendorong eksplorasi visual serta membantu anak mengenali bentuk, perspektif, dan gerak.
Sementara itu, FIO menghadirkan karpet dengan berbagai tekstur melalui koleksi broadloom dan handtufted-nya yang dapat memperkaya stimulasi sensorik melalui sentuhan dan mendukung aktivitas motorik anak.
Perpaduan material ini memperlihatkan bagaimana desain dapat diterjemahkan menjadi pengalaman edukatif yang atraktif, aman, dan relevan bagi perkembangan[arabOpen][arabClose] anak usia dini.
Anastasia Tirtabudi, Chief Marketing Officer TACO, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini adalah wujud semangat Explore New Horizons untuk memberikan dampak positif yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami merasa sangat senang dapat berkolaborasi dengan Ibu Arsitek dalam pengembangan instalasi edukasi multisensori ini. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pemilihan material dan desain dapat dirancang sedemikian rupa untuk memberikan stimulasi visual dan taktil tanpa mengorbankan aspek keamanan bagi anakanak,” ungkap Anastasia.
Ibu Arsitek merancang instalasi ini dengan pendekatan ruang yang berorientasi pada kebutuhan anak, memperhatikan skala, aksesibilitas, dan alur interaksi yang aman sehingga anak dapat bereksplorasi secara bebas dan multisensori.
Melalui pengalaman bermain,merancang, dan merasakan, anak diajak memahami kearifan lokal Nusantara sekaligus membangun hubungan yang lebih peka dengan lingkungan.Komunitas Ibu Arsitek mengapresiasi TACO dan FIO atas kolaborasi untuk ruang seni anak di Museum MACAN.
“Pada desain instalasi di ruang seni anak ini, Ibu Arsitek ingin memperlihatkan bahwa desain dapat menjadi medium edukasi yang interaktif dan menyenangkan, serta memberikan kesempatan bagi anak untuk bereksperimen dan menemukan hal-hal baru melalui panca indra mereka.
Melalui UMA, kami berharap tercipta jembatan antara manusia dan alam, antara tradisi dan kebaruan, serta antara seni dan kehidupan. Semua elemen yang berbeda bisa hidup berdampingan dan kebersamaan inilah yang membuat pengalaman kita lebih kaya," tambah Nin.
Melalui proyek kolaborasi kali ini, TACO berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan industri desain dan meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia.
“Proyek kali ini semakin menguatkan ambisi TACO untuk lebih memperluas dukungan kami di industri kreatif Indonesia. Kami berharap inisiatif ini menjadi langkah berkelanjutan dalam menghadirkan desain dan seni yang lebih relevan dan mendekatkan masyarakat pada pengalaman ruang yang lebih bermakna,” tutup Anastasia.
Kata uma berarti “rumah” dan “ibu” dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia dan terinspirasi dari makna tersebut, instalasi ini menghadirkan ruang bagi pengunjung untuk merenungkan kembali arti hidup selaras dengan lingkungan di sekitar kita. Instalasi ini dibuka untuk publik sejak 29 November 2025 selama empat bulan.
Melalui pameran ini, TACO dan FIO menempatkan material desain sebagai media pembelajaran. Pendekatan ini diwujudkan melalui penggunaan FIDECO Wall Panel Mirror Series yang membentuk area reflektif untuk mendorong eksplorasi visual serta membantu anak mengenali bentuk, perspektif, dan gerak.
Sementara itu, FIO menghadirkan karpet dengan berbagai tekstur melalui koleksi broadloom dan handtufted-nya yang dapat memperkaya stimulasi sensorik melalui sentuhan dan mendukung aktivitas motorik anak.
Perpaduan material ini memperlihatkan bagaimana desain dapat diterjemahkan menjadi pengalaman edukatif yang atraktif, aman, dan relevan bagi perkembangan[arabOpen][arabClose] anak usia dini.
Anastasia Tirtabudi, Chief Marketing Officer TACO, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini adalah wujud semangat Explore New Horizons untuk memberikan dampak positif yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami merasa sangat senang dapat berkolaborasi dengan Ibu Arsitek dalam pengembangan instalasi edukasi multisensori ini. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pemilihan material dan desain dapat dirancang sedemikian rupa untuk memberikan stimulasi visual dan taktil tanpa mengorbankan aspek keamanan bagi anakanak,” ungkap Anastasia.
Ibu Arsitek merancang instalasi ini dengan pendekatan ruang yang berorientasi pada kebutuhan anak, memperhatikan skala, aksesibilitas, dan alur interaksi yang aman sehingga anak dapat bereksplorasi secara bebas dan multisensori.
Melalui pengalaman bermain,merancang, dan merasakan, anak diajak memahami kearifan lokal Nusantara sekaligus membangun hubungan yang lebih peka dengan lingkungan.Komunitas Ibu Arsitek mengapresiasi TACO dan FIO atas kolaborasi untuk ruang seni anak di Museum MACAN.
“Pada desain instalasi di ruang seni anak ini, Ibu Arsitek ingin memperlihatkan bahwa desain dapat menjadi medium edukasi yang interaktif dan menyenangkan, serta memberikan kesempatan bagi anak untuk bereksperimen dan menemukan hal-hal baru melalui panca indra mereka.
Melalui UMA, kami berharap tercipta jembatan antara manusia dan alam, antara tradisi dan kebaruan, serta antara seni dan kehidupan. Semua elemen yang berbeda bisa hidup berdampingan dan kebersamaan inilah yang membuat pengalaman kita lebih kaya," tambah Nin.
Melalui proyek kolaborasi kali ini, TACO berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan industri desain dan meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia.
“Proyek kali ini semakin menguatkan ambisi TACO untuk lebih memperluas dukungan kami di industri kreatif Indonesia. Kami berharap inisiatif ini menjadi langkah berkelanjutan dalam menghadirkan desain dan seni yang lebih relevan dan mendekatkan masyarakat pada pengalaman ruang yang lebih bermakna,” tutup Anastasia.
(wbs)
Lihat Juga :