Ekspansi Agresif Huawei Cloud 2026: Menguasai Saraf Ekonomi RI Lewat PLN hingga BCA
Kamis, 04 Desember 2025 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Secara teknis, penambahan AZ ini akan meningkatkan redundansi dan reliabilitas layanan cloud di Tanah Air.
Namun, jika dibedah dari kacamata pasar, ini adalah strategi penguasaan wilayah (territorial grab). Dengan memiliki empat zona, Huawei Cloud menancapkan kakinya lebih dalam dibandingkan kompetitor global lain, membuat ketergantungan infrastruktur digital Indonesia pada vendor tunggal semakin tak terelakkan.
CEO Huawei Cloud Indonesia, Leon Fang, membungkus strategi ini dengan bahasa diplomatis. "Investasi infrastruktur ini merupakan landasan bagi inovasi, menyediakan fondasi tangguh bagi bisnis di Indonesia untuk memanfaatkan AI dengan percaya diri," tuturnya. Sebuah pernyataan yang valid, namun juga menyiratkan bahwa tanpa infrastruktur mereka, kepercayaan diri itu sulit diraih.
Daftar kliennya bukan pemain sembarangan: tiga raksasa telekomunikasi (Telkomsel, Indosat, XL Axiata), "jantung" kelistrikan negara PT PLN, hingga sektor finansial dan ritel seperti BCA, CT Corp, dan Alfamart.
Aliansi Kemitraan AI Huawei Cloud Indonesia yang baru diluncurkan—menggandeng Ulearning, Cloudwise, dan Dyna.AI—semakin mempertegas posisi Huawei di hulu hingga hilir ekosistem digital.
Namun, jika dibedah dari kacamata pasar, ini adalah strategi penguasaan wilayah (territorial grab). Dengan memiliki empat zona, Huawei Cloud menancapkan kakinya lebih dalam dibandingkan kompetitor global lain, membuat ketergantungan infrastruktur digital Indonesia pada vendor tunggal semakin tak terelakkan.
CEO Huawei Cloud Indonesia, Leon Fang, membungkus strategi ini dengan bahasa diplomatis. "Investasi infrastruktur ini merupakan landasan bagi inovasi, menyediakan fondasi tangguh bagi bisnis di Indonesia untuk memanfaatkan AI dengan percaya diri," tuturnya. Sebuah pernyataan yang valid, namun juga menyiratkan bahwa tanpa infrastruktur mereka, kepercayaan diri itu sulit diraih.
Gurita Kemitraan: Dari Listrik hingga Perbankan
Kritik terbesar yang luput dari sorotan adalah betapa masifnya penetrasi Huawei ke sektor-sektor vital negara. Huawei Cloud mengklaim telah menggandeng lebih dari 300 mitra.Daftar kliennya bukan pemain sembarangan: tiga raksasa telekomunikasi (Telkomsel, Indosat, XL Axiata), "jantung" kelistrikan negara PT PLN, hingga sektor finansial dan ritel seperti BCA, CT Corp, dan Alfamart.
Aliansi Kemitraan AI Huawei Cloud Indonesia yang baru diluncurkan—menggandeng Ulearning, Cloudwise, dan Dyna.AI—semakin mempertegas posisi Huawei di hulu hingga hilir ekosistem digital.
Lihat Juga :