iPhone Air Gagal Total, Bukti Pasar Tak Butuh Ponsel Setipis Kertas
Sabtu, 29 November 2025 - 15:52 WIB
loading...
A
A
A
Konsumen yang rasional tentu mencak-mencak. Dengan harga yang hanya sedikit di bawah seri iPhone 17 Pro, pembeli bisa mendapatkan tiga kamera canggih, prosesor lebih ngebut, dan daya tahan baterai yang jauh lebih superior.
Xiaomi, yang dikabarkan sedang mengembangkan model "True Air" untuk menandingi Apple, kini memilih mundur teratur. Vivo, yang berniat menipiskan seri S kelas menengah mereka, juga dilaporkan menunda rencana tersebut.
Bahkan komponen eSIM yang sudah dicadangkan untuk proyek-proyek ponsel tipis ini kini dialihkan ke perangkat lain. Samsung pun setali tiga uang; raksasa Korea ini dikabarkan membatalkan peluncuran Galaxy S26 Edge, sebuah produk yang tadinya disiapkan untuk bertarung di segmen ultra-tipis.
Para pesaing ini sadar, jika Apple dengan kekuatan mereknya yang masif saja gagal meyakinkan konsumen untuk membeli ponsel tipis dengan spesifikasi terbatas, maka peluang mereka untuk sukses di ceruk yang sama adalah nihil.
Rencana penambahan kamera kedua dan perbaikan manajemen baterai sedang digodok. Ini seolah megakui bahwa desain generasi pertama adalah sebuah kesalahanfatal.
Efek Domino: Xiaomi, Oppo, dan Vivo Balik Kanan
Kegagalan iPhone Air menciptakan efek riak (ripple effect) yang menjalar hingga ke Shenzhen dan Beijing. Para raksasa China yang selama ini dikenal sering mengekor tren Apple—Xiaomi, Oppo, dan Vivo—kini panik. Mereka yang sebelumnya berlomba-lomba menyiapkan pesaing iPhone Air, mendadak membekukan proyek tersebut.Xiaomi, yang dikabarkan sedang mengembangkan model "True Air" untuk menandingi Apple, kini memilih mundur teratur. Vivo, yang berniat menipiskan seri S kelas menengah mereka, juga dilaporkan menunda rencana tersebut.
Bahkan komponen eSIM yang sudah dicadangkan untuk proyek-proyek ponsel tipis ini kini dialihkan ke perangkat lain. Samsung pun setali tiga uang; raksasa Korea ini dikabarkan membatalkan peluncuran Galaxy S26 Edge, sebuah produk yang tadinya disiapkan untuk bertarung di segmen ultra-tipis.
Para pesaing ini sadar, jika Apple dengan kekuatan mereknya yang masif saja gagal meyakinkan konsumen untuk membeli ponsel tipis dengan spesifikasi terbatas, maka peluang mereka untuk sukses di ceruk yang sama adalah nihil.
Masa Depan yang Tertunda
Laporan dari Asia menyebutkan bahwa Apple kini tengah menjilat ludah sendiri. Mereka menunda pengembangan generasi kedua iPhone Air untuk melakukan desain ulang total.Rencana penambahan kamera kedua dan perbaikan manajemen baterai sedang digodok. Ini seolah megakui bahwa desain generasi pertama adalah sebuah kesalahanfatal.
(dan)
Lihat Juga :