Nyaris Tanpa Hambatan, Teknologi Cat Ini Dipakai 38 Kapal Raksasa, Apa Rahasianya?

Senin, 17 November 2025 - 18:34 WIB
loading...
Nyaris Tanpa Hambatan,...
Raksasa cat Jotun resmi melapisi 38 kapal tanker BW LPG dengan solusi HPS 2.0, mengunci efisiensi bahan bakar dan menekan jejak karbon di industri pelayaran. Foto: Jotun
A A A
JAKARTA - Raksasa cat asal Norwegia, Jotun, mengukuhkan aliansi strategis dengan BW LPG, pemilik dan operator kapal pengangkut gas (LPG) terbesar di dunia.

Tak tanggung-tanggung, kesepakatan yang ditandatangani pada 3 Juni 2025 ini mencakup optimalisasi performa lambung untuk 38 armada kapal tanker raksasa milik BW LPG.

Kemitraan yang akan bergulir dari 2025 hingga 2028 ini adalah perluasan dari kolaborasi awal sejak 2020. Kala itu, 17 kapal BW LPG telah menjadi "laboratorium" bagi solusi cat canggih Jotun. Hasilnya terbukti melampaui ekspektasi.

Kesepakatan ini bukan sekadar transaksi bisnis, tapi juga tentang efisiensi bahan bakar, pengurangan emisi, dan pertarungan melawan biofouling—tempelan biota laut yang menjadi musuh utama efisiensi kapal.

Teknologi Jotun, Hull Performance Solutions (HPS), telah diuji secara ketat pada 17 kapal BW LPG sebelumnya.

Satu kapal, BW Aries, menjadi studi kasus pamungkas. Selama interval docking kering (perawatan) sepanjang 56 bulan (hampir lima tahun), kapal ini mencatatkan penurunan kecepatan yang terukur nyaris nol, yakni hanya +0,04 persen.

Angka ini melampaui standar jaminan Jotun sendiri yang berada di angka 1,5 persen. Artinya, performa kapal BW Aries 37 kali lebih baik dari yang dijamin.

Ricardo Ackermann, Head of Procurement di BW LPG, membenarkan bahwa data menjadi panglima dalam keputusan ini. "Kami telah menjalani proses yang menyeluruh dengan mengundang beberapa pemasok," ujarnya.

Menurut Ackermann, kriteria evaluasi mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), ketepatan waktu pengiriman, referensi, harga, dan tentu saja, kalkulasi penghematan bahan bakar.

"Pengalaman kami dengan jenis cat Dry Dock Jotun dan fakta bahwa kami hampir tidak melakukan pembersihan lambung pada kapal yang menggunakan [cat] SeaQuantum X200 juga berkontribusi pada keputusan ini," tegas Ricardo.

Menjaga Lambung Tetap "Lincin"
Nyaris Tanpa Hambatan, Teknologi Cat Ini Dipakai 38 Kapal Raksasa, Apa Rahasianya?

Dalam industri pelayaran, setiap milimeter biofouling (lumut, teritip, atau kerang) yang menempel di lambung kapal berarti peningkatan hambatan. Hambatan yang lebih besar menuntut tenaga mesin lebih kuat, yang berujung pada pembakaran bahan bakar yang lebih boros dan emisi gas rumah kaca yang lebih tinggi.

Solusi HPS 2.0 yang diluncurkan Jotun pada 2011 dan kini disempurnakan, menggabungkan teknologi antifouling (anti-tempel) canggih dengan pemantauan kinerja real-time berbasis standar ISO 19030-2.

Knut-Helge Knutsen, Vice President dan Kepala Teknis di BW LPG, menyoroti aspek durabilitas. "Kami melihat bahwa produk Jotun secara efektif menjaga tingkat fouling pada lambung tetap rendah selama periode lima tahun di antara dry docking," katanya.

Pernyataan ini krusial. Kemampuan cat untuk bertahan lima tahun penuh berarti kapal tidak memerlukan pembersihan bawah air yang tidak terencana. Ini menekan biaya operasional secara drastis dan menjaga jadwal pelayaran tetap efisien.

"Dengan memanfaatkan layanan rute cuaca perjalanan dan optimasi kecepatan, bersama dengan cat hull dari Jotun, kami mampu menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi sekitar 3 hingga 5 persen," ungkap Kevin Knott, Senior Manager of Fleet Performance di BW LPG.

Menuju Net-Zero 2050

Langkah BW LPG ini sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan untuk mencapai emisi net-zero pada 2050.

Optimalisasi lambung kapal dipandang sebagai cara cepat dan efektif untuk memangkas emisi, selagi perusahaan melakukan transisi bahan bakar yang lebih kompleks.

BW LPG, yang mengoperasikan lebih dari 50 kapal VLGC (Very Large Gas Carriers) berkapasitas total 4 juta CBM, juga tengah meremajakan 15 kapal LPG dengan sistem penggerak dual-fuel dan mengembangkan teknologi berbahan bakar amonia.

Sebagai bagian dari perjanjian baru, Jotun akan menyediakan platform HullKeeper. Ini adalah sistem manajemen lambung yang menggunakan algoritma risiko fouling eksklusif untuk menganalisis data dan mengirimkan notifikasi kapan inspeksi idealnya dilakukan.

"Kami yakin dengan solusi kami," ujar Elaine Tam, General Sales Manager, Marine & Protective di Jotun Malaysia & Singapura. "Secara keseluruhan, hal ini akan memungkinkan BW LPG untuk menghemat bahan bakar, mengurangi emisi karbon, dan melindungi ekosistem laut."

Kolaborasi ini menandai langkah konkret industri pelayaran global, beralih dari sekadar komitmen iklim menjadi aksi nyata yang terukur, dimulai dari lapisan cat tipis di dasarlambungkapal.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DARPA Kembangkan Sistem...
DARPA Kembangkan Sistem Anti Drone untuk Kapal Kargo
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Data Pelacakan Deteksi...
Data Pelacakan Deteksi Kapal-kapal Tanker Berbalik Arah dari Selat Hormuz
Benarkah Kapal Hantu...
Benarkah Kapal Hantu The Flying Dutchman Itu Ada? Ini Penjelasannya
Membongkar Kisah Bahtera...
Membongkar Kisah Bahtera Nuh: Antara Iman dan Nalar
Google Earth Temukan...
Google Earth Temukan Kapal Es Misterius di Antartika
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
Hati-hati, Ini 5 Efek...
Hati-hati, Ini 5 Efek Puasa Tanpa Sahur bagi Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved