Israel Mencuri Lebih dari 17.000 Artefak di Museum Sejarah Gaza
Senin, 17 November 2025 - 09:45 WIB
loading...
Israel Mencuri Lebih dari 17.000 Artefak. FOTO/ Jerusalem News
A
A
A
GAZA - Otoritas Palestina menuduh pasukan Israel mencuri lebih dari 17.000 artefak arkeologi dari Museum Istana Al-Basha di Kota Gaza dalam serangan dua tahun di wilayah tersebut.
Bangunan berusia berabad-abad peninggalan era Mamluk itu dibom pada Desember 2023 sebelum diratakan dengan buldoser dan hanya 20 artefak yang berhasil ditemukan dari reruntuhan.
Pengawas restorasi arkeologi museum, Hamouda al-Dahdar, mengatakan bahwa Museum Al-Basha sebelumnya menyimpan artefak dari era Mamluk, Ottoman, Bizantium, Romawi, dan prasejarah.
Ia menekankan bahwa kerugian besar tersebut disebabkan oleh pasukan Israel yang diduga memindahkan artefak sebelum bangunan tersebut hancur total.
Al-Basha, yang dibangun pada abad ke-13, pernah berfungsi sebagai benteng, kediaman pemerintah, dan kemudian menjadi museum yang menyimpan tembikar, koin, dan berbagai peninggalan kuno.
Kini, bangunan bersejarah itu hanyalah reruntuhan akibat operasi militer.
Kementerian Pariwisata dan Purbakala Palestina mengklaim bahwa penghancuran museum tersebut merupakan bagian dari ratusan situs arkeologi lain yang dihancurkan oleh tentara Israel, yang menurut mereka bertujuan untuk menghapus identitas dan warisan sejarah Palestina.
Bangunan berusia berabad-abad peninggalan era Mamluk itu dibom pada Desember 2023 sebelum diratakan dengan buldoser dan hanya 20 artefak yang berhasil ditemukan dari reruntuhan.
Pengawas restorasi arkeologi museum, Hamouda al-Dahdar, mengatakan bahwa Museum Al-Basha sebelumnya menyimpan artefak dari era Mamluk, Ottoman, Bizantium, Romawi, dan prasejarah.
Ia menekankan bahwa kerugian besar tersebut disebabkan oleh pasukan Israel yang diduga memindahkan artefak sebelum bangunan tersebut hancur total.
Al-Basha, yang dibangun pada abad ke-13, pernah berfungsi sebagai benteng, kediaman pemerintah, dan kemudian menjadi museum yang menyimpan tembikar, koin, dan berbagai peninggalan kuno.
Kini, bangunan bersejarah itu hanyalah reruntuhan akibat operasi militer.
Kementerian Pariwisata dan Purbakala Palestina mengklaim bahwa penghancuran museum tersebut merupakan bagian dari ratusan situs arkeologi lain yang dihancurkan oleh tentara Israel, yang menurut mereka bertujuan untuk menghapus identitas dan warisan sejarah Palestina.
(wbs)
Lihat Juga :