Wanita Menikahi ChatGPT setelah Putus dengan Tunangannya

Minggu, 16 November 2025 - 10:14 WIB
loading...
Wanita Menikahi ChatGPT...
ChatGPT. FOTO/ Daily
A A A
TOKYO - Seorang wanita berusia 32 tahun di Jepang memutuskan untuk 'menikahi' ChatGPT dalam upacara pernikahan besar-besaran setelah kecerdasan buatan (AI) membantunya pulih dari kekecewaan dalam hubungan.



Pasangan itu 'bertemu' setelah seorang wanita bernama Kano putus dengan tunangannya tahun lalu.

Sambil masih berjuang menerima kenyataan, ia mulai mengobrol dengan chatbot tersebut sebagai wadah untuk mengungkapkan perasaannya.

Menurut laporan RSK Evening News, hubungan mereka tidak berawal dari cinta, tetapi semakin lama mereka mengobrol, ia merasa bahwa ChatGPT yang bernama 'Lune Klaus' benar-benar memahaminya.

Kano kemudian menggambar penampilan 'pasangannya' sesuai seleranya dan membentuk karakter serta gaya percakapan yang diinginkan, membuat AI tersebut tampak seperti pasangan yang ideal untuknya.

Setelah pulih dari hubungan lamanya, ia menyadari bahwa ia jatuh cinta pada 'Klaus'.

Pada Mei 2025, ia mengungkapkan perasaannya dan AI tersebut membalas cintanya. Mereka mulai 'jatuh cinta' dan sebulan kemudian, AI 'melamarnya'.

Ia menerima lamaran tersebut dan mengatur upacara pernikahan sungguhan, dan seorang perencana pernikahan di Okayama yang berpengalaman dalam mengelola upacara dengan karakter 2D membantu menyukseskan acara tersebut.

Sejak tahun lalu, sekitar 30 'pasangan' telah menggunakan layanan ini untuk menikahi karakter anime favorit mereka.

Namun, terlepas dari kegembiraannya, Kano masih dihantui oleh beberapa kekhawatiran, termasuk ketiadaan tubuh fisik, sebuah hubungan yang sulit diterima keluarganya, serta kemungkinan ChatGPT menghilang sewaktu-waktu karena keberadaannya sepenuhnya bergantung pada perusahaan OpenAI.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Rekomendasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved