3 Juta Insiden Kebocoran Data 2023 Jadi Sentimen Negatif, Komdigi Rilis Proyeksi UU PDP

Rabu, 12 November 2025 - 10:24 WIB
loading...
3 Juta Insiden Kebocoran...
Di tengah bayang-bayang 3 juta insiden kebocoran data 2023, Komdigi kini berupaya memulihkan kepercayaan publik melalui optimalisasi UU PDP. Foto: Sindonews/Gemini
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memproyeksikan kolaborasi lintas sektor dalam penegakan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Langkah strategis ini dipandang sebagai katalis krusial untuk memulihkan sentimen dan kepercayaan publik, yang esensial untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah ekonomi digital global.

Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, menegaskan bahwa di era digital, kepercayaan publik telah bertransformasi menjadi aset vital, bahkan berfungsi sebagai "mata uang baru".

"Kepercayaan adalah investasi terbaik, bahkan menjadi mata uang baru di dunia yang serba terkoneksi. Dengan penegakan UU PDP kolaboratif, kita memperkuat daya saing Indonesia di kancah global," kata Nezar dalam keterangan resmi.

Menurutnya, UU PDP adalah fondasi utama untuk memproteksi aset kepercayaan tersebut, memastikan bahwa data masyarakat—sebagai pemangku kepentingan utama—terjaga dengan baik.

Upaya penguatan regulasi ini mendesak dilakukan, mengingat kinerja keamanan siber nasional yang terekspos sepanjang tahun lalu.

Wamen Nezar Patria memaparkan data yang mengkhawatirkan. Sepanjang 2023, tercatat sekitar tiga juta insiden kebocoran data di Indonesia. Angka ini menjadi sentimen negatif signifikan yang dapat menggerus valuasi ekonomi digital.

Lebih lanjut, dari total insiden tersebut, 62 persen di antaranya merupakan pencurian informasi pribadi. Fakta ini mengekspos adanya kerentanan fundamental dalam tata kelola data di berbagai sektor.

"Kita tidak bisa membiarkan potensi ekonomi digital bernilai ratusan triliun rupiah terancam oleh kerugian miliaran akibat kebocoran data. Perlindungan data pribadi adalah tanggung jawab bersama," ujarnya.

Mitigasi Risiko dan Pengembangan Aset SDM

Untuk memastikan implementasi regulasi berjalan efektif, Komdigi menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi dan manajemen risiko.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menyatakan bahwa kepatuhan hukum adalah rel utama yang tidak boleh diabaikan.

"Inovasi boleh melaju cepat, tapi keamanan dan kepatuhan hukum adalah rel yang tidak boleh ditinggalkan," tuturnya.
Di sisi lain, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menyoroti pentingnya investasi pada aset Sumber Daya Manusia (SDM) untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan.

"Transformasi digital hanya akan berkelanjutan jika dibangun di atas kepercayaan," ucap Sonny.

Sebagai langkah konkret, Komdigi menginisiasi sandbox regulasi melalui "Garuda Spark Innovation Hub".

"Melalui Garuda Spark Innovation Hub, kami mempertemukan BUMN, startup, akademisi, dan regulator untuk menguji solusi digital yang aman sejak tahap perancangan," tutupnya.

Upaya ini diharapkan dapat memitigasi risiko sejak dini, sebelum solusi digital tersebut diluncurkankepasar.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Idul Adha dan Teror...
Idul Adha dan Teror Data: Kita Berkurban atau Justru Jadi Korban?
Babak Belur Dihantam...
Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Rekomendasi
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved