Gawat, Amazon Siap Gantikan 600.000 Pekerja Manusia dengan Robot!
Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Dokumen yang bocor tersebut juga mengungkap strategi mitigasi PR (Public Relations) Amazon.
Perusahaan dilaporkan berencana membangun citra sebagai "warga korporat yang baik" (good corporate citizen) melalui partisipasi dalam acara komunitas seperti parade lokal dan Toys for Tots untuk meredam dampak negatif di komunitas yang kehilangan pekerjaan.
Dokumen tersebut juga membahas strategi linguistik: menghindari penggunaan istilah "otomatisasi" (automation) dan "AI". Sebagai gantinya, Amazon akan menggunakan istilah "teknologi canggih" (advanced technology) dan mengganti kata "robot" dengan "cobot" untuk menyiratkan kolaborasi, bukan penggantian.
"Dokumen yang bocor seringkali memberikan gambaran yang tidak lengkap dan menyesatkan tentang rencana kami, dan itulah yang terjadi di sini," kata juru bicara tersebut melalui email. "Materi-materi ini tampaknya hanya mencerminkan perspektif satu tim dan tidak mewakili strategi perekrutan kami secara keseluruhan, baik sekarang atau ke depan."
Amazon mengalihkan fokus pada data historis penciptaan lapangan kerja dan perekrutan aktif saat ini.
Perusahaan dilaporkan berencana membangun citra sebagai "warga korporat yang baik" (good corporate citizen) melalui partisipasi dalam acara komunitas seperti parade lokal dan Toys for Tots untuk meredam dampak negatif di komunitas yang kehilangan pekerjaan.
Dokumen tersebut juga membahas strategi linguistik: menghindari penggunaan istilah "otomatisasi" (automation) dan "AI". Sebagai gantinya, Amazon akan menggunakan istilah "teknologi canggih" (advanced technology) dan mengganti kata "robot" dengan "cobot" untuk menyiratkan kolaborasi, bukan penggantian.
Bantahan Resmi Amazon
Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Amazon memberikan bantahan resmi kepada CNET, menyebut dokumen tersebut "tidak lengkap dan menyesatkan"."Dokumen yang bocor seringkali memberikan gambaran yang tidak lengkap dan menyesatkan tentang rencana kami, dan itulah yang terjadi di sini," kata juru bicara tersebut melalui email. "Materi-materi ini tampaknya hanya mencerminkan perspektif satu tim dan tidak mewakili strategi perekrutan kami secara keseluruhan, baik sekarang atau ke depan."
Amazon mengalihkan fokus pada data historis penciptaan lapangan kerja dan perekrutan aktif saat ini.
Lihat Juga :