SpaceX Luncurkan Roket Starship ke-11 untuk Uji Desain Roket Terbaru
Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:51 WIB
loading...
SpaceX Luncurkan Roket Starship ke-11. FOTO/TNT
A
A
A
TEXAS - SpaceX Luncurkan Roket Starship ke-11 untuk Uji Desain Roket Terbaru
TEXAS: SpaceX meluncurkan roket Starship untuk ke-11 kalinya dari fasilitas Starbase di Texas pada hari Senin, sebagai bagian dari pengujian berkelanjutan desain yang dapat digunakan kembali untuk misi ke Bulan dan Mars.
SpaceX meluncurkan roket Starship dari Texas sebagai uji coba terakhir versi kedua sebelum beralih ke varian baru, Starship V3.
Uji coba ini melibatkan simulasi Starlink, mesin di luar angkasa, dan manuver pendaratan ulang, untuk memperkuat desain misi ke Bulan dan Mars.
Peluncuran ini mendukung tujuan jangka panjang SpaceX untuk membuat penerbangan luar angkasa lebih hemat biaya melalui teknologi yang dapat digunakan kembali.
Peluncuran ini merupakan uji coba terakhir versi kedua Starship sebelum beralih ke varian baru, Starship V3, yang diharapkan menawarkan kemampuan yang lebih baik termasuk integrasi wilayah udara dan sistem perlindungan termal yang ditingkatkan.
SpaceX mengatakan uji coba tersebut melibatkan simulasi sistem Starlink, uji ulang mesin di luar angkasa, dan demonstrasi manuver tahap atas yang menyerupai pendekatan pendaratan ulang ke lokasi peluncuran.
Starship, yang tingginya sekitar 122 meter, dirancang untuk menjadi pesawat ruang angkasa utama bagi misi manusia ke Mars dan tulang punggung program Artemis NASA untuk kembali ke bulan.
Peluncuran ke-10 ini sebelumnya dianggap sebagai yang paling sukses untuk tahun 2025, memberikan harapan baru bagi pengembangan sistem penerbangan luar angkasa generasi mendatang.
SpaceX mengatakan peluncuran ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk membuat penerbangan luar angkasa lebih berkelanjutan dan hemat biaya melalui teknologi yang dapat digunakan kembali.
TEXAS: SpaceX meluncurkan roket Starship untuk ke-11 kalinya dari fasilitas Starbase di Texas pada hari Senin, sebagai bagian dari pengujian berkelanjutan desain yang dapat digunakan kembali untuk misi ke Bulan dan Mars.
SpaceX meluncurkan roket Starship dari Texas sebagai uji coba terakhir versi kedua sebelum beralih ke varian baru, Starship V3.
Uji coba ini melibatkan simulasi Starlink, mesin di luar angkasa, dan manuver pendaratan ulang, untuk memperkuat desain misi ke Bulan dan Mars.
Peluncuran ini mendukung tujuan jangka panjang SpaceX untuk membuat penerbangan luar angkasa lebih hemat biaya melalui teknologi yang dapat digunakan kembali.
Peluncuran ini merupakan uji coba terakhir versi kedua Starship sebelum beralih ke varian baru, Starship V3, yang diharapkan menawarkan kemampuan yang lebih baik termasuk integrasi wilayah udara dan sistem perlindungan termal yang ditingkatkan.
SpaceX mengatakan uji coba tersebut melibatkan simulasi sistem Starlink, uji ulang mesin di luar angkasa, dan demonstrasi manuver tahap atas yang menyerupai pendekatan pendaratan ulang ke lokasi peluncuran.
Starship, yang tingginya sekitar 122 meter, dirancang untuk menjadi pesawat ruang angkasa utama bagi misi manusia ke Mars dan tulang punggung program Artemis NASA untuk kembali ke bulan.
Peluncuran ke-10 ini sebelumnya dianggap sebagai yang paling sukses untuk tahun 2025, memberikan harapan baru bagi pengembangan sistem penerbangan luar angkasa generasi mendatang.
SpaceX mengatakan peluncuran ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk membuat penerbangan luar angkasa lebih berkelanjutan dan hemat biaya melalui teknologi yang dapat digunakan kembali.
(wbs)
Lihat Juga :