Data 5 Juta Pelanggan Qantas Bocor di Dark Web Setelah Tuntutan Tebusan Diabaikan

Selasa, 14 Oktober 2025 - 11:43 WIB
loading...
A A A
Tanggal lahir

Nomor frequent flyer

Kesalahan terbesar dalam menilai insiden ini adalah menganggapnya tidak berbahaya karena tidak ada data finansial yang bocor. Jeremy Kirk, seorang analis dari perusahaan intelijen siber Intel 471, memperingatkan bahwa ancaman sesungguhnya jauh lebih canggih.

"Tidak ada perusahaan yang ingin melihat jutaan data pelanggan mereka ada di internet. Ini mengerikan bagi perusahaan dan bagi orang-orang yang terkena dampak," ujar Kirk. "Saat ini, banyak kelompok peretas yang menghasilkan email phishing yang dipersonalisasi. Mereka semakin ahli dalam hal ini—dan pelanggaran semacam ini membantu mengisi bahan bakar bagi ekonomi penipuan bawah tanah."

Dengan data tanggal lahir, nomor telepon, dan email, para penjahat siber kini dapat melancarkan serangan social engineering dan phishing yang sangat personal dan meyakinkan, yang berpotensi digunakan untuk membuka kartu kredit atau melakukan penipuan identitas lainnya.

Perang Dingin Korporat: Menolak Bernegosiasi dengan Teroris Siber

Insiden ini juga menyeret nama-nama besar lainnya seperti Gap, Vietnam Airlines, Toyota, Disney, McDonald’s, Ikea, dan Adidas. Data dari perusahaan-perusahaan ini dilaporkan dicuri dalam rentang waktu antara April 2024 hingga September 2025.

Dalam sebuah pernyataan tegas, juru bicara Salesforce menyatakan sikap tanpa kompromi. "Perusahaan kami tidak akan terlibat, bernegosiasi, atau membayar tuntutan pemerasan apa pun."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
5 Provinsi di Indonesia...
5 Provinsi di Indonesia Jadi Target Penguatan Keamanan Siber Pemerintah
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Rekomendasi
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Berita Terkini
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved