YouTube Uji Fitur untuk Mengaktifkan Kembali Channel yang Diblokir

Minggu, 12 Oktober 2025 - 13:55 WIB
loading...
YouTube Uji Fitur untuk...
YouTube Uji Fitur baru/ FOTO/ DAILY
A A A
CUPERTINO - YouTube kini mengizinkan pemilik channel yang diblokir untuk mengajukan permohonan pembukaan channel baru melalui program percontohan, dengan syarat tertentu dan setelah masa tunggu satu tahun.

Channel yang diblokir karena pelanggaran serius seperti pembajakan, konten yang membahayakan anak, atau aktivitas berbahaya di luar platform tidak memenuhi syarat untuk kembali.

Konten lama akan dihapus dan channel baru harus membangun kembali pengikut mereka dari awal, tetapi video lama dapat diunggah ulang.

Di YouTube, channel yang melanggar hak kekayaan intelektual, mengunggah konten buruk, dan terlibat dalam kejahatan serius akan dihapus.

Ada beberapa insiden pemilik akun yang mencoba membuat akun kedua tetapi mereka juga diblokir karena pemblokiran yang diberikan bersifat final.

Hari ini YouTube memperkenalkan program percontohan untuk memungkinkan pemilik channel yang diblokir membuka channel baru.

Mereka perlu membuka YouTube Studio untuk mengajukan permohonan channel baru setelah diblokir. Mereka juga dapat mengajukan permohonan untuk bergabung kembali dengan Program Mitra YouTube.

Tidak semua channel akan diizinkan kembali. Akun yang diblokir karena mengunggah konten bajakan, membahayakan anak-anak, dan pemiliknya terus terlibat dalam aktivitas berbahaya di luar YouTube tidak akan diberikan opsi untuk kembali.

Akun yang baru diblokir harus menunggu satu tahun sebelum dapat mengajukan permohonan kanal baru.

Konten lama akan tetap dihapus, tetapi pemilik kanal dapat mengunggah ulang video yang telah mereka buat.

Selain itu, kanal baru juga harus membangun kembali pengikut mereka dari awal karena pengikut dari kanal lama tidak akan ditransfer.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Piala Dunia 2026 Akan...
Piala Dunia 2026 Akan Disiarkan secara Gratis di YouTube
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Rekomendasi
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved