Hati-hati, Bodi Alumunium iPhone 17 Pro dan Air Ternyata Mudah Tergores
Senin, 22 September 2025 - 07:45 WIB
loading...
iPhone 17 Pro dalam balutan warna Deep Blue dan iPhone Air dengan warna Space Black disebut mudah sekali tergores. Foto: Engadget
A
A
A
JAKARTA - Di tengah decak kagum akan teknologi teranyar iPhone 17, muncul bisik-bisik yang berkembang jadi laporan serius: beberapa model andalan Apple dilaporkan rentan terhadap goresan yang sangat kentara, bahkan saat baru keluar dari kotak.
Drama ini berpusat pada dua varian spesifik: iPhone 17 Pro dalam balutan warna Deep Blue dan iPhone Air dengan warna Space Black.
Laporan awal dari para pembeli pertama, yang diperkuat oleh investigasi dari kantor berita Bloomberg, melukiskan gambaran yang meresahkan.
Unit-unit demo di toko resmi dilaporkan sudah menunjukkan noda dan goresan yang mencolok mata, seolah ponsel premium itu telah digunakan bulanan.
Keresahan ini dengan cepat menjalar ke media sosial. Para pengguna membagikan bukti visual yang sulit dibantah.
Beberapa unggahan menampilkan bekas lecet permanen akibat penggunaan pengisi daya MagSafe, sementara foto lain secara gamblang memamerkan tepian rumah kamera belakang yang catnya sudah terkelupas (chipped).
Pemandangan ini tentu bukan yang diharapkan dari sebuah perangkat yang harganya selangit.
Untuk menguji klaim ini lebih dalam, YouTuber teknologi ternama, JerryRigEverything, melakukan "penyiksaan" khasnya terhadap lini iPhone 17. Dalam videonya, ia mengadu bodi ponsel dengan pisau silet, koin, dan kunci.
Hasilnya mengonfirmasi sebagian kekhawatiran. Video tersebut menyoroti bahwa bagian paling rentan adalah tepian rumah kamera belakang iPhone 17 Pro. Menurut analisisnya, masalah ini timbul karena proses teknis pewarnaan.
"Lapisan oksida aluminium berwarna dari proses anodisasi cenderung tidak menempel sempurna pada sudut-sudut tajam," simpul sang YouTuber dalam pengujiannya, menjelaskan mengapa bagian tersebut sangat mudah terkelupas saat bergesekan. Menariknya, ketika ia dengan sengaja menggores bagian belakang utama dan dataran tinggi kamera model biru, goresan tersebut terlihat jelas namun masih bisa dihapus.
Para pengamat menunjuk satu tersangka utama di balik kerapuhan ini: keputusan Apple untuk kembali menggunakan sasis aluminium pada model Pro, setelah sebelumnya menggunakan titanium yang lebih tangguh pada seri iPhone 16 Pro.
Aluminium, meskipun lebih ringan dan mungkin lebih murah untuk diproduksi, secara historis dikenal lebih lunak dan rentan terhadap bekas goresan.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa semua goresan yang dilaporkan bersifat kosmetik. Cacat ini tidak akan memengaruhi fungsi atau performa dari iPhone terbaru tersebut.
Apple kemungkinan akan berkilah bahwa sebagian besar pengguna—mungkin mayoritas—akan segera membungkus ponsel mahal mereka dengan casing pelindung, membuat isu ini tidak relevanbagimereka.
Drama ini berpusat pada dua varian spesifik: iPhone 17 Pro dalam balutan warna Deep Blue dan iPhone Air dengan warna Space Black.
Laporan awal dari para pembeli pertama, yang diperkuat oleh investigasi dari kantor berita Bloomberg, melukiskan gambaran yang meresahkan.
Unit-unit demo di toko resmi dilaporkan sudah menunjukkan noda dan goresan yang mencolok mata, seolah ponsel premium itu telah digunakan bulanan.
Keresahan ini dengan cepat menjalar ke media sosial. Para pengguna membagikan bukti visual yang sulit dibantah.
Beberapa unggahan menampilkan bekas lecet permanen akibat penggunaan pengisi daya MagSafe, sementara foto lain secara gamblang memamerkan tepian rumah kamera belakang yang catnya sudah terkelupas (chipped).
Pemandangan ini tentu bukan yang diharapkan dari sebuah perangkat yang harganya selangit.
Untuk menguji klaim ini lebih dalam, YouTuber teknologi ternama, JerryRigEverything, melakukan "penyiksaan" khasnya terhadap lini iPhone 17. Dalam videonya, ia mengadu bodi ponsel dengan pisau silet, koin, dan kunci.
Hasilnya mengonfirmasi sebagian kekhawatiran. Video tersebut menyoroti bahwa bagian paling rentan adalah tepian rumah kamera belakang iPhone 17 Pro. Menurut analisisnya, masalah ini timbul karena proses teknis pewarnaan.
"Lapisan oksida aluminium berwarna dari proses anodisasi cenderung tidak menempel sempurna pada sudut-sudut tajam," simpul sang YouTuber dalam pengujiannya, menjelaskan mengapa bagian tersebut sangat mudah terkelupas saat bergesekan. Menariknya, ketika ia dengan sengaja menggores bagian belakang utama dan dataran tinggi kamera model biru, goresan tersebut terlihat jelas namun masih bisa dihapus.
Para pengamat menunjuk satu tersangka utama di balik kerapuhan ini: keputusan Apple untuk kembali menggunakan sasis aluminium pada model Pro, setelah sebelumnya menggunakan titanium yang lebih tangguh pada seri iPhone 16 Pro.
Aluminium, meskipun lebih ringan dan mungkin lebih murah untuk diproduksi, secara historis dikenal lebih lunak dan rentan terhadap bekas goresan.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa semua goresan yang dilaporkan bersifat kosmetik. Cacat ini tidak akan memengaruhi fungsi atau performa dari iPhone terbaru tersebut.
Apple kemungkinan akan berkilah bahwa sebagian besar pengguna—mungkin mayoritas—akan segera membungkus ponsel mahal mereka dengan casing pelindung, membuat isu ini tidak relevanbagimereka.
(dan)
Lihat Juga :