Gedung Putih Berharap Kesepakatan dengan TikTok Ditandatangani Secepatnya

Minggu, 21 September 2025 - 11:26 WIB
loading...
Gedung Putih Berharap...
TikTok. FOTO/ NBC NEWS
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih pada hari Minggu mengatakan bahwa kesepakatan mengenai operasi TikTok di AS diperkirakan akan ditandatangani dalam beberapa hari mendatang.

BACA JUGA - Twitter Tertarik Beli TikTok

Seperti dilansir dari dpa, Gedung Putih memperkirakan kesepakatan mengenai operasi TikTok di AS akan ditandatangani dalam beberapa hari mendatang, dengan detail mengenai masa depan aplikasi tersebut telah disepakati.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, TikTok akan mayoritas sahamnya dimiliki oleh warga Amerika, dengan enam dari tujuh kursi dewan direksi dikendalikan oleh AS, sementara data, privasi, dan algoritma akan dikelola oleh perusahaan teknologi AS seperti Oracle.

Investor AS diperkirakan akan memegang 80% saham di anak perusahaan baru TikTok di AS, dengan 20% sisanya dipegang oleh pemegang saham Tiongkok, yang akan mengurangi pengaruh Beijing terhadap ByteDance.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan kepada stasiun televisi AS Fox pada hari Minggu bahwa detail mengenai masa depan TikTok di AS "telah disepakati."

"Sekarang kita hanya perlu menandatangani perjanjian ini dan saya perkirakan itu akan terjadi dalam beberapa hari ke depan," kata Leavitt.

Perusahaan induk TikTok, ByteDance yang berbasis di Beijing, telah menghadapi ketidakpastian selama berbulan-bulan terkait operasional aplikasinya di AS, yang memiliki sekitar 170 juta pengguna.

Para pejabat AS telah menyuarakan kekhawatiran bahwa pemerintah Tiongkok dapat mengakses data pribadi dalam jumlah besar dan menggunakan platform tersebut untuk memengaruhi politik.

TikTok dan ByteDance telah membantah tuduhan tersebut.

Leavitt mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan tersebut, TikTok akan "mayoritas dimiliki oleh warga Amerika di Amerika Serikat."

"Akan ada tujuh kursi dewan yang mengatur aplikasi tersebut di AS, enam di antaranya akan dipegang oleh warga Amerika."
"Data dan privasi akan ditangani oleh salah satu perusahaan teknologi terbesar AS, Oracle, dan algoritmanya juga akan dikendalikan oleh AS," tambahnya. Berdasarkan undang-undang yang disahkan tahun lalu, bisnis TikTok di AS akan dijual oleh ByteDance atau ditutup paling lambat 19 Januari.

Trump telah berulang kali memperpanjang tanggal penerapannya sejak menjabat pada bulan Januari, meskipun tidak memiliki dasar hukum untuk melakukannya.

Di AS, ByteDance -- dan dengan demikian TikTok -- dianggap sebagai perusahaan Tiongkok. Namun, ByteDance bersikeras bahwa 60 persen sahamnya dimiliki oleh investor internasional dan berkantor pusat di Kepulauan Cayman.

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa investor AS termasuk Oracle -- yang dimiliki oleh pendukung Trump, Larry Ellison -- dan perusahaan investasi Silver Lake dan Andreessen Horowitz diperkirakan akan memegang 80 persen saham di anak perusahaan baru TikTok di AS, sementara 20 persen sisanya dipegang oleh pemegang saham Tiongkok.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved