Riset: Perubahan Lahan Akibat La Nina Ancam Rumah-Rumah di Australia

Jum'at, 12 September 2025 - 16:30 WIB
loading...
Riset: Perubahan Lahan...
La Nina . FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
JAKARTA - Siklus La Nina yang semakin sering terjadi di Australia membawa hujan lebat yang mengganggu kestabilan tanah, mengancam rumah dan infrastruktur.

Menurut sebuah studi baru seperti yang dlaporkan Xinhua, hujan berkepanjangan akibat La Nina meningkatkan fenomena pengembangan dan penyusutan pada tanah liat, yang dapat melemahkan fondasi bangunan, meretakkan pipa, dan merusak jalan, demikian pernyataan University of South Australia (UniSA) pada hari Kamis.



Tanah liat tersebut berulang kali mengembang saat basah dan menyusut saat kering, menyebabkan pergerakan tanah yang lebih parah dan meluas, demikian pernyataan tersebut.

Para peneliti menganalisis data curah hujan dan iklim selama lebih dari 100 tahun, yang menunjukkan bahwa fenomena La Nina sering terjadi pada akhir abad ke-20, kemudian menurun, sebelum meningkat lagi dalam 25 tahun terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Apple Menguji iPhone...
Apple Menguji iPhone Lipat seperti Samsung Galaxy Z Flip?
Instagram Bereksperimen...
Instagram Bereksperimen Tampilkan Jumlah Teman di Profil
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
Grok Bergabung dengan...
Grok Bergabung dengan Gemini dalam Inisiatif AI Militer AS
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Rekomendasi
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved