AirPods Pro 3 Kini Punya Sensor Jantung dan Penerjemah Pribadi, Harga Rp4 Jutaan
Rabu, 10 September 2025 - 10:56 WIB
loading...
AirPods Pro 3 mengunggulkan fitur kesehatan, ANC, serta penerjemah pribadi. Foto: ist
A
A
A
CUPERTINO - Setelah tiga tahun penantian, Apple akhirnya membuka tirai untuk babak selanjutnya dari evolusi perangkat audio personalnya. Dini hari tadi waktu Indonesia, dalam acara peluncuran tahunannya, perusahaan raksasa itu memperkenalkan AirPods Pro 3.
Namun, ini bukan sekadar pembaruan biasa. Apple secara ambisius mengubah definisi sebuah earbud, menyulapnya dari alat untuk mendengarkan musik menjadi asisten kesehatan dan komunikasi canggih yang melekat di telinga Anda.
AirPods Pro 3 dibanderol USD249 (sekitar Rp4 juta) dan akan mulai dikirimkan pada 19 September mendatang. Ini adalah pernyataan tegas tentang visi masa depan Apple untuk teknologi “hearables”.
Revolusi Kesehatan: Sensor Detak Jantung di Telinga
Fitur paling radikal yang disematkan adalah sensor detak jantung. Apple berhasil menanamkan sensor detak jantung terkecil yang pernah mereka buat ke dalam bodi mungil AirPods Pro 3.
Menggunakan teknologi photoplethysmography (PPG), sensor ini bekerja dengan cara menyorotkan cahaya inframerah ke aliran darah di dalam telinga sebanyak 256 kali per detik untuk mendapatkan pembacaan detak jantung yang akurat.
Sensor ini tidak bekerja sendirian. Ia terintegrasi dengan akselerometer, giroskop, GPS, dan model AI di iPhone untuk melacak metrik kebugaran seperti detak jantung, kalori yang terbakar, dan aktivitas olahraga secara keseluruhan, yang datanya akan muncul di fitur baru "Workout Buddy" pada aplikasi Fitness.
Mendobrak Batas Bahasa: Penerjemah Langsung di Genggaman
Jika sensor jantung adalah lompatan di bidang kesehatan, fitur Terjemahan Langsung (Live Translation) adalah terobosan di bidang komunikasi. Bayangkan Anda sedang berbicara dengan seseorang dalam bahasa asing.
AirPods Pro 3 akan secara cerdas meredam volume suara orang tersebut dan membisikkan terjemahannya langsung ke telinga Anda secara real-time.
Apple bahkan memikirkan skenario komunikasi dua arah. Jika lawan bicara Anda tidak memiliki perangkat serupa, Anda dapat menggunakan iPhone dalam mode horizontal sebagai layar yang menampilkan transkripsi langsung dari percakapan tersebut.
Klaim berani ini didukung oleh dua inovasi utama: ear tips baru yang mengandung busa (foam-infused) untuk isolasi suara yang lebih superior, dan teknologi audio yang disempurnakan. Hasilnya, Apple menyatakan kemampuan ANC pada perangkat ini dua kali lipat lebih kuat dari generasi sebelumnya.
Untuk menjamin kecocokan yang sempurna, kini tersedia lima ukuran ear tips yang berbeda dalam paket penjualan.
Tingkat ketahanannya pun ditingkatkan menjadi IP57, membuatnya lebih tangguh terhadap keringat dan air.
Bagi pengguna model lama, Apple juga akan memberikan beberapa pembaruan perangkat lunak melalui iOS 26, termasuk kemampuan menggunakan AirPods sebagai remot kamera.
Pada akhirnya, AirPods Pro 3 adalah sebuah manifesto. Dengan harga Rp4 juta, Apple tidak lagi hanya menjual kualitas suara. Mereka menjual sebuah visi masa depan—di mana perangkat audio di telinga Anda adalah juga pelacak kebugaran dan penerjemah universal Anda, sebuah bagian tak terpisahkan dari kehidupansehari-hari.
Namun, ini bukan sekadar pembaruan biasa. Apple secara ambisius mengubah definisi sebuah earbud, menyulapnya dari alat untuk mendengarkan musik menjadi asisten kesehatan dan komunikasi canggih yang melekat di telinga Anda.
AirPods Pro 3 dibanderol USD249 (sekitar Rp4 juta) dan akan mulai dikirimkan pada 19 September mendatang. Ini adalah pernyataan tegas tentang visi masa depan Apple untuk teknologi “hearables”.
Revolusi Kesehatan: Sensor Detak Jantung di Telinga
![AirPods Pro 3 Kini Punya Sensor Jantung dan Penerjemah Pribadi, Harga Rp4 Jutaan]()
Fitur paling radikal yang disematkan adalah sensor detak jantung. Apple berhasil menanamkan sensor detak jantung terkecil yang pernah mereka buat ke dalam bodi mungil AirPods Pro 3.
Menggunakan teknologi photoplethysmography (PPG), sensor ini bekerja dengan cara menyorotkan cahaya inframerah ke aliran darah di dalam telinga sebanyak 256 kali per detik untuk mendapatkan pembacaan detak jantung yang akurat.
Sensor ini tidak bekerja sendirian. Ia terintegrasi dengan akselerometer, giroskop, GPS, dan model AI di iPhone untuk melacak metrik kebugaran seperti detak jantung, kalori yang terbakar, dan aktivitas olahraga secara keseluruhan, yang datanya akan muncul di fitur baru "Workout Buddy" pada aplikasi Fitness.
Mendobrak Batas Bahasa: Penerjemah Langsung di Genggaman
![AirPods Pro 3 Kini Punya Sensor Jantung dan Penerjemah Pribadi, Harga Rp4 Jutaan]()
Jika sensor jantung adalah lompatan di bidang kesehatan, fitur Terjemahan Langsung (Live Translation) adalah terobosan di bidang komunikasi. Bayangkan Anda sedang berbicara dengan seseorang dalam bahasa asing. 
AirPods Pro 3 akan secara cerdas meredam volume suara orang tersebut dan membisikkan terjemahannya langsung ke telinga Anda secara real-time.
Apple bahkan memikirkan skenario komunikasi dua arah. Jika lawan bicara Anda tidak memiliki perangkat serupa, Anda dapat menggunakan iPhone dalam mode horizontal sebagai layar yang menampilkan transkripsi langsung dari percakapan tersebut.
Inti yang Disempurnakan: Suara dan Ketenangan Tingkat Dunia
Di tengah semua fitur baru yang canggih, Apple tidak melupakan fungsi intinya. Perusahaan ini dengan percaya diri mengklaim bahwa AirPods Pro 3 akan menghadirkan "peredam bising aktif (ANC) terbaik di dunia untuk kategori in-ear wireless headphone."Klaim berani ini didukung oleh dua inovasi utama: ear tips baru yang mengandung busa (foam-infused) untuk isolasi suara yang lebih superior, dan teknologi audio yang disempurnakan. Hasilnya, Apple menyatakan kemampuan ANC pada perangkat ini dua kali lipat lebih kuat dari generasi sebelumnya.
Desain yang Lebih Personal dan Tangguh
Untuk memastikan semua teknologi canggih ini nyaman digunakan, Apple mendesain ulang bentuk AirPods Pro 3 menjadi lebih kecil. Desain baru ini merupakan hasil dari analisis lebih dari 10.000 pindaian 3D telinga manusia.Untuk menjamin kecocokan yang sempurna, kini tersedia lima ukuran ear tips yang berbeda dalam paket penjualan.
Tingkat ketahanannya pun ditingkatkan menjadi IP57, membuatnya lebih tangguh terhadap keringat dan air.
Bagi pengguna model lama, Apple juga akan memberikan beberapa pembaruan perangkat lunak melalui iOS 26, termasuk kemampuan menggunakan AirPods sebagai remot kamera.
Pada akhirnya, AirPods Pro 3 adalah sebuah manifesto. Dengan harga Rp4 juta, Apple tidak lagi hanya menjual kualitas suara. Mereka menjual sebuah visi masa depan—di mana perangkat audio di telinga Anda adalah juga pelacak kebugaran dan penerjemah universal Anda, sebuah bagian tak terpisahkan dari kehidupansehari-hari.
(dan)
Lihat Juga :