OpenAI Temukan Alasan yang Tepat Mengapa AI Berhalusinasi

Selasa, 09 September 2025 - 07:12 WIB
loading...
OpenAI Temukan Alasan...
OpenAI . FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Sejak diluncurkan tiga tahun lalu, ChatGPT memiliki masalah dalam menampilkan fakta yang salah.



Contoh utamanya adalah seseorang yang mengaku sebagai pendiri situs teknologi saingan padahal ia tidak pernah bekerja untuk perusahaan penerbitan tersebut.

Ini adalah masalah halusinasi yang terjadi pada semua model kecerdasan buatan (AI), dan mengapa hal ini terjadi telah menjadi misteri sejak lama.

Para peneliti di OpenAI menerbitkan sebuah makalah akhir pekan lalu yang berhipotesis bahwa halusinasi terjadi karena proses pra-pelatihan model AI berfokus pada upaya model untuk memprediksi kata berikutnya dengan tepat, terlepas dari apakah kata tersebut benar atau salah.

Model-model tersebut dilatih untuk memberikan jawaban dalam bentuk apa pun dan tidak disarankan untuk mengatakan bahwa mereka tidak tahu. Dalam evaluasi model, AI diberi nilai tinggi untuk jawaban yang benar.

Dalam situasi di mana AI harus menjawab pertanyaan, ia akan memilih untuk menebak jawaban yang tidak diketahui dengan probabilitas benar, alih-alih memilih untuk tidak menjawab dan mendapatkan skor nol.

Para peneliti kini mengusulkan bahwa dalam evaluasi model, jawaban yang salah akan menerima nilai negatif, sementara jawaban salah yang diberikan dengan percaya diri karena halusinasi akan diberikan pengurangan nilai yang lebih tinggi.

Setengah poin akan diberikan jika model mengaku tidak tahu.
Dengan ini, model AI yang dilatih memiliki insentif untuk selalu memberikan jawaban yang benar.

Di masa mendatang, masalah halusinasi dapat dikurangi dengan sistem pelatihan model AI yang lebih baik.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Rekomendasi
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Shakira Buka Piala Dunia...
Shakira Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler, Cetak Sejarah Baru di FIFA
Berita Terkini
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved