Mark Zuckerberg Gugat Facebook karena Akunnya DItangguhkan Meta

Jum'at, 05 September 2025 - 17:46 WIB
loading...
Mark Zuckerberg Gugat...
Facebook. FOTO/ Daily
A A A
NEW YORK - Seorang pengacara asal Indiana yang kebetulan memiliki nama yang sama dengan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, telah mengajukan gugatan terhadap perusahaan induk platform tersebut, Meta.



Pasalnya akun Facebook miliknya berulang kali ditangguhkan karena diduga "meniru selebritas".

Seorang pengacara AS yang memiliki nama yang sama dengan pendiri Facebook tersebut telah mengajukan gugatan setelah akunnya berulang kali ditangguhkan karena diduga meniru selebritas.

Akun tersebut telah ditangguhkan sembilan kali sejak 2010, menyebabkan kerugian lebih dari US$11.000 dan gangguan pada komunikasi pelanggan.

Kasus ini menyoroti kelemahan sistem verifikasi otomatis dan risiko bagi pemilik usaha kecil ketika platform digital gagal mengidentifikasi pengguna secara akurat.

Mark S. Zuckerberg, yang telah menjalankan firma hukum selama 38 tahun, mengatakan akun pribadi dan bisnisnya telah ditangguhkan sembilan kali sejak 2010, termasuk insiden terbaru di bulan Mei yang menyebabkan kerugian lebih dari US$11.000 (RM46.500) untuk belanja iklan.

"Saya bukan Mark Elliot. Saya Mark Steven," ujarnya kepada media lokal, seraya menambahkan bahwa ia telah menyerahkan berbagai dokumen verifikasi termasuk kartu identitas, kartu kredit, dan foto wajah untuk membuktikan identitasnya.

Dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Tinggi Marion, Zuckerberg menuduh Meta melakukan kelalaian dan pelanggaran kontrak, serta menuntut ganti rugi, biaya hukum, dan perintah pengadilan untuk mencegah penangguhan akun yang melanggar hukum di masa mendatang.

Dalam sebuah pernyataan, Meta mengakui kesalahan tersebut dan mengaktifkan kembali akun pengacara tersebut, dengan mengatakan bahwa pihaknya sedang mengambil langkah-langkah untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.

"Kami menghargai kesabaran Bapak Zuckerberg dan sedang berupaya menyelesaikan masalah ini," kata seorang juru bicara perusahaan.

Zuckerberg, dari Indiana, juga meluncurkan situs web khusus untuk mendokumentasikan insiden yang melibatkan namanya, termasuk dituntut secara keliru oleh pemerintah negara bagian dan menerima panggilan telepon serta ancaman yang diduga ditujukan kepada CEO Meta.

"Ini tidak lucu. Tidak lucu ketika mereka mengambil uang saya," katanya, merujuk pada gangguan yang terus-menerus yang telah mengganggu operasional dan komunikasi firma hukumnya dengan klien.

Kasus ini membuka diskusi yang lebih luas tentang kelemahan sistem verifikasi identitas otomatis dan dampak langsungnya pada pemilik usaha kecil ketika platform digital gagal mengidentifikasi pengguna secara akurat.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved