Ingin Awet, Ini Tips Jitu Perlindungan Ponsel agar Tak Cepat Rusak
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 13:01 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Banyak orang menganggap keberuntungan adalah masalah hoki semata. Padahal, keberuntungan sering kali bisa diciptakan. Sama halnya seperti membawa payung saat cuaca cerah, mungkin terlihat berlebihan, tetapi akan sangat membantu saat hujan tiba-tiba turun.
Prinsip ini juga berlaku untuk perangkat harian kita, seperti iPhone. Meskipun teknologi terus berkembang, risiko tak terduga seperti layar retak, kerusakan akibat cairan, atau kehilangan perangkat tetap mengintai. Di sinilah proteksi tambahan hadir sebagai bentuk "keberuntungan yang diciptakan".
Sebagai contoh, menurunnya kualitas baterai atau battery health pada iPhone adalah masalah yang umum terjadi. Penurunan ini alami karena baterai lithium-ion memiliki siklus pengisian terbatas. Apple sendiri mencatat bahwa setelah sekitar 500 kali siklus pengisian, kapasitas baterai iPhone hanya akan mampu menyimpan hingga 80% dari kapasitas awalnya.
Mengapa Garansi Standar Saja Tidak Cukup?
Meskipun Apple memberikan garansi resmi satu tahun untuk cacat produksi, banyak pengguna yang belum menyadari bahwa garansi ini tidak mencakup kerusakan akibat kelalaian atau insiden harian, seperti jatuh, terkena air, atau bahkan dicuri. Padahal, risiko inilah yang paling sering terjadi.
Memahami pentingnya proteksi ekstra ini, distributor resmi Apple di Indonesia seperti Blibli dan Hello Store menawarkan Gratis Perlindungan Lengkap hingga 24 bulan untuk setiap pembelian iPhone resmi. Proteksi ini mencakup kerusakan akibat cairan, layar retak, kebakaran, hingga kasus kehilangan atau perampokan dengan syarat adanya dokumen resmi seperti laporan polisi.
Aktivasi proteksi ini sangat mudah, cukup dengan memindai barcode pada stiker resmi Blibli atau Hello Store, lalu mengisi data seperti IMEI dan bukti pembelian dalam 30 hari sejak pembelian.
Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Proteksi
Tren perlindungan gawai bukan hanya strategi pemasaran, tetapi juga mencerminkan peningkatan kesadaran masyarakat. Data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menunjukkan pertumbuhan pesat di industri asuransi umum. Pada 2023, total premi mencapai Rp103,87 triliun, naik 15,3% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini berlanjut di semester pertama 2024, di mana premi tumbuh 18,4% menjadi Rp57,9 triliun.
Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset, Trinita Situmeang, menegaskan bahwa gawai kini menjadi aset vital bagi banyak orang. Oleh karena itu, perlindungan gawai bukan hanya peluang besar bagi industri asuransi, tetapi juga langkah nyata bagi konsumen untuk menciptakan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, keberuntungan tidak hanya soal hoki atau kebetulan. Dengan memilih proteksi yang tepat, mulai dari asuransi perjalanan hingga perlindungan gawai, kita sesungguhnya sedang menciptakan keberuntungan kita sendiri.
Prinsip ini juga berlaku untuk perangkat harian kita, seperti iPhone. Meskipun teknologi terus berkembang, risiko tak terduga seperti layar retak, kerusakan akibat cairan, atau kehilangan perangkat tetap mengintai. Di sinilah proteksi tambahan hadir sebagai bentuk "keberuntungan yang diciptakan".
Sebagai contoh, menurunnya kualitas baterai atau battery health pada iPhone adalah masalah yang umum terjadi. Penurunan ini alami karena baterai lithium-ion memiliki siklus pengisian terbatas. Apple sendiri mencatat bahwa setelah sekitar 500 kali siklus pengisian, kapasitas baterai iPhone hanya akan mampu menyimpan hingga 80% dari kapasitas awalnya.
Mengapa Garansi Standar Saja Tidak Cukup?
Meskipun Apple memberikan garansi resmi satu tahun untuk cacat produksi, banyak pengguna yang belum menyadari bahwa garansi ini tidak mencakup kerusakan akibat kelalaian atau insiden harian, seperti jatuh, terkena air, atau bahkan dicuri. Padahal, risiko inilah yang paling sering terjadi.
Memahami pentingnya proteksi ekstra ini, distributor resmi Apple di Indonesia seperti Blibli dan Hello Store menawarkan Gratis Perlindungan Lengkap hingga 24 bulan untuk setiap pembelian iPhone resmi. Proteksi ini mencakup kerusakan akibat cairan, layar retak, kebakaran, hingga kasus kehilangan atau perampokan dengan syarat adanya dokumen resmi seperti laporan polisi.
Aktivasi proteksi ini sangat mudah, cukup dengan memindai barcode pada stiker resmi Blibli atau Hello Store, lalu mengisi data seperti IMEI dan bukti pembelian dalam 30 hari sejak pembelian.
Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Proteksi
Tren perlindungan gawai bukan hanya strategi pemasaran, tetapi juga mencerminkan peningkatan kesadaran masyarakat. Data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menunjukkan pertumbuhan pesat di industri asuransi umum. Pada 2023, total premi mencapai Rp103,87 triliun, naik 15,3% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini berlanjut di semester pertama 2024, di mana premi tumbuh 18,4% menjadi Rp57,9 triliun.
Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset, Trinita Situmeang, menegaskan bahwa gawai kini menjadi aset vital bagi banyak orang. Oleh karena itu, perlindungan gawai bukan hanya peluang besar bagi industri asuransi, tetapi juga langkah nyata bagi konsumen untuk menciptakan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, keberuntungan tidak hanya soal hoki atau kebetulan. Dengan memilih proteksi yang tepat, mulai dari asuransi perjalanan hingga perlindungan gawai, kita sesungguhnya sedang menciptakan keberuntungan kita sendiri.
(aik)
Lihat Juga :