Perang Dingin Berakhir, Meta Menyerah dan Bayar Google Rp156 Triliun Demi AI

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:13 WIB
loading...
Perang Dingin Berakhir,...
Meta akhirnya menyerah dan memilih membayar Google daripada harus berinvestasi lebih besar di AI. Foto: Reuters
A A A
SAN FRANSISCO - Selama lebih dari satu dekade, Meta (induk perusahaan Facebook, Instagram, WhatsApp) dan Google adalah dua kutub raksasa yang terkunci dalam 'perang dingin' memperebutkan dominasi dunia digital.

Perang itu secara mengejutkan berakhir dengan sebuah gencatan senjata yang aneh: Meta setuju untuk membayar rival bebuyutannya, Google, lebih dari USD10 miliar USD atau setara Rp156 Triliun.

Kesepakatan berdurasi enam tahun ini bukanlah tanda kekalahan, melainkan sebuah sinyal keputusasaan di tengah arena perlombaan baru yang jauh lebih brutal dan mahal: perlombaan Kecerdasan Buatan (AI).

Keputusasaan Bernama Kecerdasan Buatan

Mengapa Meta, yang selama ini anti-Google, rela menggelontorkan uang sebanyak itu ke kantong pesaingnya? Jawabannya sederhana: mereka kehabisan 'amunisi'.

Perlombaan untuk mengembangkan AI seperti model bahasa Llama milik Meta membutuhkan kekuatan komputasi yang nyaris tak terbatas.

Kebutuhan ini begitu masif sehingga pusat data milik Meta sendiri tidak lagi cukup. Mereka terpaksa harus "menyewa" kekuatan dari pihak lain, bahkan jika itu berarti harus mengetuk pintu musuh lamanya.

Biaya yang harus dikeluarkan pun tak main-main. Untuk tahun 2025 saja, Meta memproyeksikan total pengeluarannya bisa menembus USD118 miliar USD atau sekitar Rp1.840 Triliun, sebagian besar untuk membangun infrastruktur dan merekrut talenta AI.

Angka Rp156 Triliun yang diberikan ke Google hanyalah sebagian kecil dari 'biaya perang' yang harus mereka tanggung.

Kemenangan Google dan Konsolidasi Kekuatan

Bagi Google, ini adalah kemenangan besar. Kesepakatan raksasa ini menjadi bukti bahwa divisi Google Cloud mereka kini menjadi pemain serius yang mampu menantang dominasi Amazon Web Services (AWS) dan Microsoft Azure.

Pendapatan Google Cloud yang tumbuh 32% pada kuartal terakhir menunjukkan betapa panasnya bisnis "penyewaan" kekuatan komputasi ini.

Namun, kemenangan Google ini juga menyoroti sebuah tren yang mengkhawatirkan: kekuatan infrastruktur digital kini semakin terkonsolidasi di tangan segelintir pemain.

Pada akhirnya, kesepakatan Meta-Google adalah sebuah momen bersejarah. Ini adalah potret gamblang dari sebuah era baru di mana garis antara kawan dan lawan menjadi kabur, didorong oleh kebutuhan tak terbatas akan kekuatan AI.

Di dunia baru ini, hanya ada segelintir "tuan tanah" yang menguasai fondasi digital, dan semua orang, termasuk para raksasa lainnya, harus membayar sewa untuk bisatetapbermain.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
Dokumen CIA Prediksi...
Dokumen CIA Prediksi Siapa Pemenang Perang India dan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved