Inovasi Anak Bangsa, Solusi Atasi Polemik Royalti Musik

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:56 WIB
loading...
Inovasi Anak Bangsa,...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - Empat platform digital karya anak bangsa yang dikembangkan oleh VNT Networks resmi diperkenalkan untuk mengatasi permasalahan pengelolaan royalti musik yang selama ini carut marut. Inovasi ini digadang-gadang akan menjadi jawaban atas tantangan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 dan mewujudkan sistem distribusi royalti yang lebih adil, transparan, dan efisien.

Solusi Komprehensif untuk Industri Musik

Keempat platform yang dikembangkan oleh VNT Networks, perusahaan teknologi nasional yang dipimpin oleh Vedy Eriyanto, adalah Velodiva, Velostage, Sistem Manajemen Royalti (SILM), dan Gerbang Musik (PDLM). Vedy menjelaskan, sistem ini dibangun dari nol dan sepenuhnya merupakan karya anak bangsa, berbekal pengalaman VNT Networks di bidang internet, pusat data, dan layanan cloud.

"PP 56/2021 memang memuat visi yang progresif, tetapi untuk diwujudkan secara digital, tantangannya luar biasa," ungkap Vedy dalam sebuah diskusi di kawasan Senayan. Ia menambahkan bahwa pembangunan sistem ini merupakan hasil kerja keras timnya untuk menerjemahkan regulasi yang rumit menjadi solusi nyata berbasis teknologi.

Sejak diluncurkan, platform ini mendapat respons positif. Ratusan pelaku usaha, mulai dari hotel, restoran, pusat perbelanjaan, hingga tempat hiburan, telah menggunakannya dalam waktu singkat. Hal ini, menurut Vedy, membuktikan kebutuhan akan sistem yang legal dan praktis sudah sangat mendesak.

Platform Khusus untuk Kebutuhan Komersial dan Acara Langsung

Velodiva, yang dirancang sebagai pemutar musik komersial berbasis streaming pertama di Indonesia, menjadi salah satu platform paling populer. Fitur unggulannya adalah integrasi real-time reporting ke Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), sehingga pelaku usaha tidak perlu lagi melakukan pencatatan manual. Velodiva menargetkan pasar hotel, restoran, pusat kebugaran, pusat belanja, kantor, hingga bar dan klub malam.

Selain itu, VNT Networks juga mengembangkan Velostage, sebuah platform khusus untuk mendukung acara langsung (live event) seperti konser, seminar, pameran, hingga pesta pernikahan. Velostage memungkinkan semua pihak, mulai dari promotor hingga LMKN, mendokumentasikan lagu-lagu yang diputar atau dibawakan secara live. Data tersebut secara otomatis menjadi dasar perhitungan royalti.

"Kami tidak membangun asal-asalan. Kami belajar dari praktik internasional dan menyesuaikan sistem dengan kondisi Indonesia," jelas Vedy. Ia berharap, Velostage dapat membuat proses dari perencanaan acara, pelaporan musik, hingga distribusi royalti menjadi serba digital dan efisien.

Membangun Ekosistem Musik yang Lebih Sehat

Menurut Vedy, dorongan terbesar untuk menciptakan sistem ini datang dari keluhan pelaku usaha yang kesulitan memperoleh layanan musik komersial yang legal dan praktis. Banyak dari mereka yang belum memahami kewajiban lisensi, sementara yang sudah patuh pun sering kesulitan dengan proses pencatatan dan pelaporan manual.

Melalui keempat platform ini, Vedy dan timnya tidak hanya menawarkan teknologi, tetapi juga membangun fondasi ekosistem musik Indonesia yang lebih sehat. "Kami ingin distribusi royalti berlangsung adil, transparan, dan efisien. Musisi dan pencipta lagu mendapat haknya, sementara pelaku usaha merasa nyaman karena seluruh kewajiban sudah terfasilitasi secara digital," pungkasnya.

Vedy menambahkan, pihaknya siap mempresentasikan solusi ini di hadapan Istana Negara untuk mendapatkan legitimasi penuh dari pemerintah. "Kami yakin solusi ini selaras dengan kebutuhan nasional. Begitu disahkan, Indonesia akan memiliki sistem pengelolaan royalti yang modern, transparan, dan membanggakan karena sepenuhnya lahir dari inovasi anak bangsa," tegas Vedy.
(aik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
Akun Roblox Anak di...
Akun Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dinonaktifkan Mulai 28 Maret, Ini Faktanya
5 Tahun Perjalanan SnackVideo,...
5 Tahun Perjalanan SnackVideo, dari Cerita Individu Menuju Kekuatan Komunitas
Capek Antre Tiket Bus?...
Capek Antre Tiket Bus? Platform Ini Ubah Perjalananmu Jadi Lebih Asyik dan Hemat
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Rekomendasi
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved