10 Spesies Hewan Terancam Punah di Dunia, Terbanyak Ada di Indonesia
Senin, 18 Agustus 2025 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
4. Gorila Gunung
Habitat hewan ini berada di hutan dataran tinggi di wilayah pegunungan vulkanik di Republik Demokratik Kongo bagian timur, Rwanda utara, dan Uganda barat.
Diperkirakan terdapat 1.063 gorila gunung di alam liar, yang juga terancam oleh aktivitas manusia yang tidak terkendali dan upaya konservasi intensif sedang dilakukan.
5. Orangutan Kalimantan
Orangutan ini hanya dapat ditemukan di Pulau Kalimantan dan diperkirakan jumlahnya sekitar 104.700 di alam liar.
Antara tahun 1973 dan 2010, 40 persen habitat hewan ini hancur akibat aktivitas manusia. Sebagian besar hewan ini ditemukan di hutan terdegradasi yang dieksploitasi untuk kayu.
6. Lumba-lumba Tanpa Sirip Sungai Yangtze
Lumba-lumba ini adalah satu-satunya lumba-lumba air tawar yang ditemukan di dunia dan menjadikan Sungai Yangtze di Tiongkok sebagai habitatnya.
Penangkapan ikan yang tak terkendali dan polusi telah berdampak besar pada banyak kehidupan akuatik, termasuk spesies mamalia ini, yang berada di bawah program konservasi yang diluncurkan oleh Beijing.
7. Badak Hitam
Antara tahun 1960 dan 1995, populasi hewan ini mengalami penurunan yang signifikan akibat perburuan liar skala besar. Upaya konservasi telah melipatgandakan jumlah spesies ini di seluruh Afrika.
Habitat hewan ini berada di hutan dataran tinggi di wilayah pegunungan vulkanik di Republik Demokratik Kongo bagian timur, Rwanda utara, dan Uganda barat.
Diperkirakan terdapat 1.063 gorila gunung di alam liar, yang juga terancam oleh aktivitas manusia yang tidak terkendali dan upaya konservasi intensif sedang dilakukan.
5. Orangutan Kalimantan
Orangutan ini hanya dapat ditemukan di Pulau Kalimantan dan diperkirakan jumlahnya sekitar 104.700 di alam liar.
Antara tahun 1973 dan 2010, 40 persen habitat hewan ini hancur akibat aktivitas manusia. Sebagian besar hewan ini ditemukan di hutan terdegradasi yang dieksploitasi untuk kayu.
6. Lumba-lumba Tanpa Sirip Sungai Yangtze
Lumba-lumba ini adalah satu-satunya lumba-lumba air tawar yang ditemukan di dunia dan menjadikan Sungai Yangtze di Tiongkok sebagai habitatnya.
Penangkapan ikan yang tak terkendali dan polusi telah berdampak besar pada banyak kehidupan akuatik, termasuk spesies mamalia ini, yang berada di bawah program konservasi yang diluncurkan oleh Beijing.
7. Badak Hitam
Antara tahun 1960 dan 1995, populasi hewan ini mengalami penurunan yang signifikan akibat perburuan liar skala besar. Upaya konservasi telah melipatgandakan jumlah spesies ini di seluruh Afrika.
Lihat Juga :