Implan Chip Otak Kini Bisa Digunakan untuk Baca Pikiran
Minggu, 17 Agustus 2025 - 18:43 WIB
loading...
Implan Chip Otak. FOTO/ DOK / SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Universitas Stanford telah mengembangkan sistem antarmuka otak-komputer (BCI) yang dapat membaca pikiran dengan akurasi 74%.
Sistem ini membaca sinyal langsung dari korteks motorik otak tanpa bergantung pada gerakan fisik, sehingga ideal untuk pasien yang lumpuh atau koma.
Aktivasi BCI dikontrol oleh kata sandi untuk mencegah pembacaan pikiran otomatis, dan akurasi sistem akan terus ditingkatkan.
Beberapa perusahaan terkemuka seperti Facebook dan Neuralink sedang mengembangkan implan ini untuk memungkinkan perangkat di masa depan dikendalikan hanya dengan berpikir.
Kini, sistem antarmuka otak-komputer (BCI) untuk pertama kalinya berhasil membaca pikiran dengan akurasi 74%.
BCI ini dikembangkan oleh Universitas Stanford dan dipasang di bagian korteks motorik otak yang mengendalikan bicara.
Keempat peserta uji adalah individu dengan kelumpuhan parah akibat ALS dan stroke di dasar otak. Algoritma AI digunakan untuk membaca sinyal yang dihasilkan oleh korteks motorik partisipan dan dilatih untuk mengenali 125.000 kata.
Sistem baru ini berbeda dari BCI lainnya karena terus membaca pikiran partisipan.
Sistem sebelumnya membaca sinyal yang dikirim otak ke mulut ketika partisipan ingin berbicara atau sinyal ke tangan ketika partisipan ingin menulis.
Dengan sistem BCI baru ini, pikiran orang yang lumpuh total atau koma secara teoritis dapat dibaca.
Untuk mencegah semua yang dibaca algoritma, partisipan diberikan kata sandi untuk mengaktifkan BCI sebelum mulai membaca pikiran.
Para peneliti akan memperluas studi ini lebih lanjut untuk meningkatkan riset ini.
Sistem ini membaca sinyal langsung dari korteks motorik otak tanpa bergantung pada gerakan fisik, sehingga ideal untuk pasien yang lumpuh atau koma.
Aktivasi BCI dikontrol oleh kata sandi untuk mencegah pembacaan pikiran otomatis, dan akurasi sistem akan terus ditingkatkan.
Beberapa perusahaan terkemuka seperti Facebook dan Neuralink sedang mengembangkan implan ini untuk memungkinkan perangkat di masa depan dikendalikan hanya dengan berpikir.
Kini, sistem antarmuka otak-komputer (BCI) untuk pertama kalinya berhasil membaca pikiran dengan akurasi 74%.
BCI ini dikembangkan oleh Universitas Stanford dan dipasang di bagian korteks motorik otak yang mengendalikan bicara.
Keempat peserta uji adalah individu dengan kelumpuhan parah akibat ALS dan stroke di dasar otak. Algoritma AI digunakan untuk membaca sinyal yang dihasilkan oleh korteks motorik partisipan dan dilatih untuk mengenali 125.000 kata.
Sistem baru ini berbeda dari BCI lainnya karena terus membaca pikiran partisipan.
Sistem sebelumnya membaca sinyal yang dikirim otak ke mulut ketika partisipan ingin berbicara atau sinyal ke tangan ketika partisipan ingin menulis.
Dengan sistem BCI baru ini, pikiran orang yang lumpuh total atau koma secara teoritis dapat dibaca.
Untuk mencegah semua yang dibaca algoritma, partisipan diberikan kata sandi untuk mengaktifkan BCI sebelum mulai membaca pikiran.
Para peneliti akan memperluas studi ini lebih lanjut untuk meningkatkan riset ini.
(wbs)
Lihat Juga :